25.5 C
Mataram
Jumat, 30 Januari 2026
BerandaBerita UtamaSudah Selesai Lelang, Pengerjaan Jalan Terong Tawah Direncanakan Awal Mei

Sudah Selesai Lelang, Pengerjaan Jalan Terong Tawah Direncanakan Awal Mei

Lombok Barat (Inside Lombok) – Setelah sempat mundur dari jadwal awal, rencana pengerjaan jalan Terong Tawah kini disebut paling cepat akan mulai dikerjakan awal Mei mendatang. Kadis PU-TR Lobar, Lalu Winengan memastikan proses lelang tender untuk pengerjaan jalan itu sudah rampung.

Diketahui, anggaran pengerjaan jalan yang panjangnya kurang lebih mencapai 1,2 kilometer itu pun telah disiapkan sebesar Rp6,4 miliar. “Lelang sudah selesai, tinggal penetapan pemenang. Kalau tidak ada kendala, Mei ini mulai jalan (dikerjakan, Red),” terang Winengan akhir pekan kemarin.

Berdasarkan data dari LPSE Lombok Barat, proyek pengerjaan jalan ini dimenangkan oleh PT Sinar Emas Samudra, perusahaan asal Bali yang mengajukan penawaran senilai Rp6,1 miliar. Winengan pun meminta masyarakat untuk sedikit bersabar sembari menunggu proses konstruksi dimulai. “Semua butuh proses. Bahkan bikin jajan saja butuh waktu, apalagi bangun jalan,” tegasnya.

Dikonfirmasi terpisah, Ketua DPRD Lobar, Lalu Ivan Indaryadi menegaskan perbaikan jalan Terong Tawah memang menjadi salah satu prioritas pembangunan infrastruktur Lobar tahun ini. Tentu ini tidak terlepas dari ramainya keluhan dan aduan masyarakat yang merasa was-was karena kondisi jalan yang rusak parah dan membahayakan pengguna, terutama saat musim hujan.

“Ini kabar baik bagi warga Terong Tawah, jalan rusak yang selama ini dikeluhkan akan segera diperbaiki,” lugas politisi Golkar asal Sekotong ini. Namun dirinya juga tak memungkiri, saat ini memang masih banyak titik ruas jalan lain yang rusak dan membutuhkan perhatian, seperti di wilayah Sekotong.

Ivan mengaku maklum jika Pemda Lobar harus bertindak berdasarkan skala prioritas, lantaran keterbatasan anggaran. Terlebih, Pemda Lobar juga sempat mengalami pemangkasan Dana Alokasi Khusus (DAK) dari Pemerintah Pusat, yang angkanya mencapai Rp47 miliar.

Dijelaskan, berdasarkan informasi terbaru yang diterima pihaknya, sebagian besar dana yang dipotong tersebut kemungkinan akan dikembalikan pada pertengahan tahun. Sehingga ini bisa membuka peluang tambahan untuk perbaikan jalan lainnya. (yud)

- Advertisement -

Berita Populer