28.5 C
Mataram
Sabtu, 7 Februari 2026
BerandaMataramSolusi Jangka Pendek, Mataram dan Lobar Rencanakan Sewa Lahan untuk Buang Sampah

Solusi Jangka Pendek, Mataram dan Lobar Rencanakan Sewa Lahan untuk Buang Sampah

Mataram (Inside Lombok) – Pemerintah Kota (Pemkot) Mataram dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Barat (Lobar) akan menyewa lahan sebagai tempat pembuangan sampah. Penyewaan lahan ini sebagai langkah jangka pendek untuk mengatasi persoalan pembuangan sampah.

Selama pembatasan pembuangan sampah ke TPAR Kebon Kongok, dua daerah tersebut keteteran untuk mengatasi persoalan sampah. Apalagi Kota Mataram selama ini hanya memfokuskan pembuangan sampah ke TPS yang kapasitasnya tidak terlalu besar.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Mataram, Nizar Denny Cahyadi mengatakan saat ini Pemkot Mataram dan Pemda Lobar menyewa lahan sebagai tempat pembuangan sampah. Penyewaan lahan ini merupakan jangka pendek hingga proses optimalisasi lahan. “Kita masih cari solusi jangka pendeknya dengan lahan di Lobar,” katanya, Kamis (24/4) pagi.

Lahan yang disewa yaitu seluas 60 are, saat ini masih dalam proses. Jika sudah selesai maka Lobar dan Mataram akan membuang sampah ke lokasi tersebut. Langkah ini akan menjadi solusi jangka pendek selama pembatasan pembuangan ke TPAR diberlakukan. “Itu bukan solusi jangka panjang, tapi hanya untuk sementara saja,” katanya.

Penyewaan lahan ini kurang lebih 5-6 bulan hingga proses pengerjaan perluasan lahan di TPAR Kebon Kongok rampung. Terkait besaran anggaran penyewaan, belum dipastikan karena masih dalam pembahasan. Nantinya biaya sewa tersebut akan bagi tiga dengan Pemkot Mataram, Pemkab Lobar dan Provinsi NTB. “Kita akan pakai hingga proses pengerjaan lahan di TPAR Kebon Kongok selesai,” katanya.

Untuk diketahui, selama beberapa hari terakhir Kota Mataram hanya diperbolehkan membuang sampah sebanyak 50 ton sehari ke TPA Kebon Kongok. Padahal selama ini, produksi sampah di ibu kota Provinsi NTB ini yaitu mencapai 200 ton lebih. Hingga akhirnya sampah yang tidak bisa terbuang ke TPA ditumpuk di TPS Sandubaya.

Produksi pengolahan sampah di TPST Sandubaya masih sangat minim jika dibandingkan dengan produksi sampah yaitu sebanyak 45 ton per hari. Sehingga saat ini, sampah di TPS tersebut menggunung dan belum bisa kelola. (azm)

- Advertisement -

Berita Populer