26.5 C
Mataram
Sabtu, 7 Februari 2026
BerandaMataramProgram Angkutan Kota Targetkan Semua Sekolah, Terkendala Jumlah Armada

Program Angkutan Kota Targetkan Semua Sekolah, Terkendala Jumlah Armada

Mataram (Inside Lombok) – Jumlah angkutan kota yang dimanfaatkan sebagai transportasi anak sekolah di Kota Mataram saat ini berjumlah 10 unit. Angkutan tersebut masih disiagakan hanya di satu sekolah saja, yaitu di SMP Negeri 7 Mataram.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Mataram, Zulkarwin mengatakan angkutan sekolah ini merupakan program tahun 2024. Karena mendapatkan respon positif dari orang tua dan siswa, program tersebut dilanjutkan.

Jumlah angkutan ini rencananya akan ditambah. Namun, harus dilihat terlebih dahulu kelayakan angkutan tersebut. “Tentunya kita lihat dulu yang 10 ini efisiensinya,” katanya.

Selain melihat kelayakan angkutan, Dishub Kota Mataram melakukan survei terlebih dahulu sekolah yang akan difasilitasi angkutan. “Kita survei. Ini kita lakukan untuk melihat tujuan terbanyak dari siswa,” katanya.

Program ini terkendala oleh angkutan yang belum tersedia. Karena meski layak jalan, pemilik angkutan tidak bersedia untuk bergabung. Hal ini lantaran Dishub memberlakukan beberapa syarat yang tidak mau dipenuhi, salah satunya pembuatan NPWP dan juga buku rekening. “Kita juga harus pastikan bemo ini aman. Karena bemo itu yang paling muda itu tahun 1998,” ungkapnya.

Jumlah angkutan kota atau bemo kuning di Kota Mataram sekitar 98 unit. Dari jumlah ini banyak yang tidak lulus uji. “Kita sudah tes uji kemarin,” katanya.

Ia mengatakan, pelayanan ini hanya ketika pulang sekolah. Pertimbangan Dishub Kota Mataram memilih SMP Negeri 7 Mataram yaitu bisa mengurai kemacetan. Karena ketika jam pulang sekolah, kawasan tersebut sering macet dengan kendaraan para penjemput dan pengendara yang berlalu Lalang. “Karena waktu itu di SMPN 7 itu pas pulang sekolah macetnya luar biasa di Pagutan. Kita komunikasi dengan kepala sekolah,” ungkapnya.

Ditambahkan mantan Camat Selaparang ini, selain SMP Negeri 7 Mataram, pelayanan angkutan ini juga diberlakukan di SMP Negeri 6 Mataram. Hanya saja, jumlah angkutan yang disediakan yaitu hanya satu unit. “Kita juga layani yang ada di SMP Negeri 6 Mataram. Tapi hanya satu unit dan kapasitasnya juga tidak banyak,” katanya.

Anggaran untuk program angkutan ini yaitu sebesar Rp1,5 juta per satu unit. “Jadi anggarannya itu Rp1,5 juta per unit dan kita anggarkan per tahun,” tutupnya. (azm)

- Advertisement -

Berita Populer