Mataram (Inside Lombok) – Sekitar 60-an jemaah calon haji di Kota Mataram yang belum melakukan pelunasan hingga 25 April 2025. Berbagai alasan para jemaah yang tidak melakukan pelunasan salah satunya meninggal dunia.
Kepala seksi Pelaksanaan Ibadah Haji dan Umrah Kemenag Kota Mataram, Kasmi mengatakan jumlah jemaah yang sudah melunasi yaitu sebanyak 671 orang. “Jadi kan ada selisih dari 733 yang akan diberangkatkan dan yang sudah melunasi itu sekitar 60-an ini,” katanya.
Dari jumlah ini, Kemenag Kota Mataram belum mendapatkan informasi terkait cadangan yang bisa diberangkatkan nanti. Sehingga jumlah jamaah yang diberangkatkan nanti sesuai dengan kuota yang sudah diberikan yaitu sebanyak 733 orang. “Kita tunggu dari pemerintah pusat berapa jumlah jamaah cadangan yang akan diberangkatkan,” ungkapnya.
Kemenag Kota Mataram sudah mendatangi langsung jemaah calon haji yang belum melunasi BIPIH. Hal ini untuk memastikan kendala jamaah sehingga belum melunasi BIPIH. Di mana, Kota Mataram masuk menjadi kelompok terbang (kloter) 3 dan kloter 9. “Kita datangi jemaah-jemaah yang belum melunasi. Ada yang tidak siap dan ada yang juga tidak siap,” katanya.
Ia menyebutkan, jumlah jemaah calon haji reguler yang meninggal di Kota Mataram yaitu sebanyak 31 orang. Dari jumlah ini, Kemenag Kota Mataram sudah meminta agar ahli waris segera melakukan penggantian jamaah atau pelaksanaan hajinya dibadalkan.
“Ya regular semua ini. Sedang dirembuk ini keluarga yang meninggal ini apakah mau dibadalkan hajinya atau mau diganti sama keluarganya. Sekarang mereka sedang berembuk,” tegasnya.
Jika sudah ada kesepakatan dengan para anggota keluarga, Kemenag Kota Mataram meminta agar segera melaporkannya. Apalagi, jadwal keberangkatan jamaah Kota Mataram sudah semakin dekat yaitu tanggal 3 dan 9 Mei mendatang.
Kemenag Kota Mataram sudah memastikan semua persiapan sudah lengkap dan tunggu jadwal keberangkatan untuk kloter utuh pada tanggal 3 Mei mendatang. “Tanggal 3 itu pelepasan oleh pak walikota,” katanya. (azm)

