26.5 C
Mataram
Kamis, 29 Januari 2026
BerandaDaerahNTBSatu Orang Jemaah Asal Kloter 4 Meninggal di Madinah

Satu Orang Jemaah Asal Kloter 4 Meninggal di Madinah

Mataram (Inside Lombok) – Pemberangkatan jemaah calon haji di asrama haji embarkasi Lombok masih terus berlangsung. Sampai saat ini masih ada sekitar lebih dari 1000 orang jemaah calon haji yang menunggu keberangkatannya pada musim haji tahun ini.

Plh Kepala Layanan embarkasi Mataram, Khairul Yamin mengatakan salah satu jemaah dari Kloter 4 Kabupaten Lombok Timur meninggal di Madinah. Jemaah tersebut sebelumnya sudah mendapatkan perawatan di rumah sakit di Madinah.

“Kami ingin menyampaikan berita duka salah seorang jemaah kloter 4 Kabupaten Lombok Timur meninggal di RS King Fadh Madinah,” katanya, Sabtu (10/5) malam. Jemaah tersebut meninggal pada Jumat 9 Mei 2025. Berdasarkan informasi yang diterima jemaah tersebut meninggal dunia karena batuk darah. “Yang bersangkutan pada saat meninggalnya itu masih berstatus pengobatan lanjutan TBC,” ungkapnya.

Dengan demikian sambungnya, total jemaah yang meninggal dunia yaitu sebanyak tiga orang. Dimana dua diantaranya meninggal di embarkasi Lombok. “Yang dua itu meninggal di RSUD Provinsi NTB,” tegasnya.

Selain itu tambah Khairul, jumlah jemaah calon haji yang mendapatkan perawatan intensif saat ini sebanyak lima orang. Perawatan yang dilakukan di rumah sakit baik di RSUD Provinsi NTB maupun di RSJ Mutiara Sukma. Lima orang tersebut diantaranya empat orang di RSUD Provinsi NTB dan satu lainnya di RSJ Mutiara Sukma.

Pada 10 Mei ini, sudah ada sebanyak 393 orang jemaah yang akan diberangkatkan. Dari ratusan jemaah tersebut 69,97 persen merupakan risiko tinggi. Kategori ini disebabkan karena penyakit atau usia jemaah. “Sebagian besar dari jemaah kita ini masih termasuk risiko tinggi,” ungkapnya.

Dirincikan, sebanyak 47 orang jemaah termasuk risiko tinggi berat, sebanyak 87 orang merupakan risiko tinggi sedang dan risiko rendah yaitu sebanyak 141 orang. “Kalau jemaah kita yang sehat itu sebanyak 118 orang,” katanya. (azm)

- Advertisement -

Berita Populer