24.5 C
Mataram
Jumat, 6 Februari 2026
BerandaMataramPemeriksaan Kesehatan Ternak di Mataram Mulai Digencarkan Jelang Iduladha

Pemeriksaan Kesehatan Ternak di Mataram Mulai Digencarkan Jelang Iduladha

Mataram (Inside Lombok) – Jelang Hari Raya Iduladha, lapak penjualan hewan kurban mulai bermunculan di Kota Mataram. Dinas Pertanian (Distan) Kota Mataram melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap hewan ternak. yang akan dijadikan hewan kurban.

Plt Kepala Dinas Pertanian Kota Mataram, Irwan Harimansyah mengatakan tim dari Dinas Pertanian turun langsung ke sejumlah peternakan dan tempat penjualan hewan kurban untuk melakukan pengecekan. Pemeriksaan yang dilakukan termasuk pemeriksaan fisik, pengecekan suhu tubuh, serta deteksi penyakit menular seperti antraks atau penyakit mulut dan kuku (PMK). “Tim sudah mulai pemeriksaan hewan ternak ya,” ujar.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan hewan-hewan tersebut dalam kondisi sehat sebelum dikurbankan. Ia mengatakan, pemeriksaan dilakukan tim Dinas Pertanian dilakukan secara menyeluruh. Artinya, pemeriksaan yang dilakukan sebelum disembelih dan sesudah disembelih.

“Pemeriksaan ini bertujuan untuk memastikan hewan dalam kondisi sehat, normal, dan memenuhi syarat untuk dikonsumsi. Pemeriksaan ini juga bertujuan untuk memantau kesehatan,” katanya.

Ia mengatakan, dari hasil pemeriksaan sementara yang dilakukan petugas, tidak ada hewan ternak di Kota Mataram yang terkena PMK. “Belum ada laporan juga adanya PMK, artinya aman,” imbuhnya.

Selain itu, pemeriksaan kesehatan hewan kurban yang dilakukan untuk memberikan jaminan kepada masyarakat. Bahwa hewan kurban yang dijual di Kota Mataram terbebas dari penyakit. “Silahkan berkurban bagi masyarakat Kota Mataram, karena Mataram aman dari penyakit PMK,” ungkapnya.

Di samping itu, Dinas Pertanian Kota Mataram mengajukan izin untuk mendatangkan hewan kurban dari Pulau Sumbawa. Pengajuan ini untuk memenuhi kebutuhan hewan kurban pada Hari Raya Idul Adha nanti. “Tidak hanya analisis resiko dari Kota Mataram yang menyatakan klir,” katanya.

Ia mengatakan, dari daerah pengirim hewan ternak juga dinyatakan aman karena sudah memenuhi persyaratan. Karena distribusi hewan ternak ke Kota Mataram terbuka lebar. “Dari daerah asal juga aman, Insyaallah aman datang ke Mataram,” jelasnya.

Diprediksikan, kebutuhan hewan kurban di Kota Mataram cukup tinggi, sehingga membutuhkan pasokan dari luar daerah. Karena stok sapi di Kota Mataram sekitar 1.300 ekor. Jika dibandingkan dengan kebutuhan warga masih sangat kurang. Dimana kebutuhan warga terhadap hewan kurban mencapai 7.500 ekor. “Untuk kebutuhan kambing di Kota Mataram, saya tidak pegang datanya. Tapi biasanya lebih banyak itu dari sapi,” tutupnya. (azm)

- Advertisement -

Berita Populer