Lombok Utara, (Inside Lombok) – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tanjung meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat Kabupaten Lombok Utara (KLU), yakni dengan meluncurkan dua inovasi. Pertama Rekam Medis Elektronik (RME) dan ruang perawatan ramah anak. Hal ini sejalan dengan visi Bupati dan Wakil Bupati KLU untuk terus berinovasi demi kemudahan akses dan kenyamanan pasien.
Bupati KLU, Najmul Akhyar menekankan pentingnya inovasi berkelanjutan dalam sektor pelayanan publik. Peluncuran RME menjadi salah satu fokus utama, yang memungkinkan masyarakat bisa melakukan pendaftaran pelayanan rumah sakit secara elektronik, tanpa perlu antre panjang di loket.
“Yang saya harapkan dengan adanya anjungan elektronik ini, masyarakat bisa lebih mudah dalam pendaftaran melalui elektronik saja. Kemudian kecepatan waktu bisa kita pastikan. Umpamanya begitu dia mendaftar mendapatkan pelayanan jam 11 siang, sehingga tidak terjadi penumpukan di ruang tunggu,” ujarnya, Jumat (23/5).
Anak Selain RME, RSUD Tanjung juga memperkenalkan inovasi Ruang Perawatan Ramah Anak. Inisiatif ini lahir dari pemahaman bahwa anak-anak memiliki dunia sendiri, yang penuh dengan permainan dan kegembiraan, bahkan saat mereka sakit. Harapannya, pendekatan ini dapat mempercepat proses penyembuhan anak-anak yang dirawat.
“Kita harapkan ini untuk rumah sakit ini untuk memandang anak itu sesuai dengan dunianya, yaitu main-main, mereka masih bersenang-senang, sehingga ruang perawatannya juga harus disesuaikan dengan itu,” katanya.
Lebih lanjut, ia mengusulkan untuk mengembangkan ruang perawatan ini menjadi ruang bermain atau Tempat Penitipan Anak (TPA) agar anak-anak yang mendampingi pasien tidak harus masuk ke ruang perawatan yang berisiko, melainkan ke ruangan yang aman dan kondusif.
Peluncuran RME dan ruang perawatan ramah anak merupakan bukti nyata komitmen Pemda KLU dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi seluruh lapisan masyarakat. Dengan inovasi ini, RSUD Tanjung diharapkan dapat menjadi fasilitas kesehatan yang tidak hanya memberikan penanganan medis yang berkualitas, tetapi juga lingkungan nyaman dan mendukung proses penyembuhan, khususnya bagi pasien anak.
“Dengan dukungan teknologi dan pendekatan yang humanis, pelayanan kesehatan di Lombok Utara kami harapkan akan semakin maju dan mampu memberikan dampak positif yang signifikan bagi kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.
Ditambahkan, Direktur RSUD Tanjung, drg. Nova Budiharjo mengatakan RME sebenarnya merupakan amanat dari Peraturan Menteri Kesehatan (PMK) tahun 2022. Meskipun telah diatur, peluncurannya belum pernah dilakukan sebelumnya. “Jadi (Ini salah satu program kerjanya Bupati dan Wakil Bupati. Kemudian ruang ramah anak itu ada kita tempatkan rawat inap anak, jadi di sana kita setting sedemikian rupa, jadi anak tersebut dalam perawatan bisa lebih santai dengan petugas maupun ruangannya,” bebernya.
Sementara itu, setiap ruangan dirancang untuk menampung dua anak, sementara untuk anak dengan kebutuhan khusus, disediakan satu ruangan untuk satu anak, menjamin privasi dan perhatian optimal. (dpi)

