28.5 C
Mataram
Kamis, 29 Januari 2026
BerandaDaerahNTBIqbal Jumpa Praktikno, Bahas Pemanfaatan Dana Global dan Percepatan Transformasi Sosial

Iqbal Jumpa Praktikno, Bahas Pemanfaatan Dana Global dan Percepatan Transformasi Sosial

Mataram (Inside Lombok) – Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Lalu Muhamad Iqbal, menggelar pertemuan penting bersama Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno di Hotel Merumatta, Senggigi, Lombok Barat, pada Minggu (1/6). Pertemuan yang berlangsung hampir dua jam tersebut difokuskan pada pembahasan pemanfaatan dana global (global fund) sebagai upaya memperkuat agenda transformasi sosial di NTB.

Pertemuan ini juga menjadi titik awal yang krusial dalam membentuk kemitraan antara pemerintah pusat dan daerah, dengan mengoptimalkan potensi pendanaan internasional. Melalui pendekatan yang bersifat transformatif, NTB ditargetkan menjadi provinsi yang resilien, inklusif, dan responsif terhadap dinamika sosial abad ke-21.

Dalam diskusi yang berlangsung dalam suasana terbuka dan produktif, Gubernur Iqbal memaparkan sejumlah isu prioritas pembangunan NTB. Beberapa di antaranya meliputi penghapusan kemiskinan ekstrem, peningkatan akses pendidikan inklusif, perbaikan sistem sanitasi dan air bersih, penyediaan perumahan layak, serta peningkatan keterampilan masyarakat.

“Ini pertemuan yang sangat strategis. Kami menggali secara mendalam bagaimana pendanaan global bisa digunakan secara tepat sasaran untuk menjawab langsung kebutuhan sosial masyarakat NTB,” ujar Iqbal pada Minggu sore.

Tak hanya isu-isu mendasar, Iqbal juga mengangkat persoalan baru yang muncul akibat perubahan iklim dan kemajuan teknologi. Ia menegaskan pentingnya mitigasi dampak sosial dari krisis iklim dan kesiapsiagaan menghadapi disrupsi akibat kemunculan teknologi kecerdasan buatan (AI), khususnya dalam sektor pendidikan dan tenaga kerja.

“Transformasi sosial tak cukup hanya dengan pembangunan fisik atau statistik. Kita perlu menyiapkan masyarakat agar mampu beradaptasi, termasuk menghadapi risiko kesenjangan digital akibat AI,” tambahnya.

Sementara itu, Menko PMK Pratikno merespons positif ide-ide besar yang disampaikan Iqbal. Ia menilai NTB memiliki pendekatan pembangunan yang menyeluruh dan berpandangan jauh ke depan. “NTB telah menunjukkan bagaimana sebuah daerah bisa memiliki visi yang luas. Dana global harus diarahkan untuk program-program yang memberikan dampak nyata dan berkelanjutan,” ujar Pratikno.

Sebagai tindak lanjut, Pratikno menyarankan pembentukan tim teknis lintas sektor guna menyusun peta jalan implementasi, sekaligus menjajaki kemitraan dengan berbagai lembaga internasional yang bergerak di bidang pembangunan sosial. “Kami siap mendukung dan mengkoordinasikan langkah konkret berikutnya agar inisiatif ini bisa berjalan cepat dengan prinsip akuntabilitas dan hasil yang maksimal,” tandasnya. (gil)

- Advertisement -

Berita Populer