27.5 C
Mataram
Jumat, 30 Januari 2026
BerandaLombok TengahPembangunan Bencingah Agung di Loteng dengan Anggaran Rp20 Miliar, Masih Proses Tender

Pembangunan Bencingah Agung di Loteng dengan Anggaran Rp20 Miliar, Masih Proses Tender

Lombok Tengah (Inside Lombok) – Rencana pembangunan Bencingah Agung dan gedung serba guna di sebelah timur kantor Bupati Lombok Tengah (Loteng) masih dalam proses tender. Pemda Loteng sudah menyiapkan anggaran Rp20 miliar untuk pembangunan Gedung tersebut.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Loteng, Lalu Rahadian mengatakan proses pembangunan bencingah agung yang masih dalam proses tender membutuhkan waktu sekitar beberapa waktu untuk mencari rekanan.

“Itu bangunan serbaguna nanti dibelakangnya ada fasilitas ballroom di depannya nanti ada bencingah,” ujarnya saat dikonfirmasi, Selasa (3/6) di Praya. Fasilitas itu juga direncanakan sebagai lokasi Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tahun 2026 mendatang.

Rahadian menyebut bahwa fasilitas dan gedung yang dibangun tersebut kedepannya bisa dipergunakan untuk umum dan masyarakat sebagai tempat acara dan hajatan. “Ke depan itu bisa disewakan misalnya untuk acara menikah dan lainnya, tidak hanya untuk MTQ,” imbuhnya.

Dijelaskan, pembangunan ini masih dalam proses ditender atau mencari rekanan. Selain itu juga proses Detail Engineering Design (DED) sudah rampung. “Kalau DED sudah selesai, tinggal ditender ini baru beberapa hari mulai, kalau tender membutuhkan sekitar 40 hari,” imbuhnya.

Rahadian menegaskan, pengelola gedung itu nantinya akan berbeda dengan pengelolaan kantor Bupati Loteng meski berada bersebelahan. “Terpisah dengan (kantor Bupati, Red) nanti ada gerbang sendiri bahkan nanti itu pengelolanya mandiri,” tandasnya.

Sebelumnya, Sekretaris Daerah (Sekda) Loteng, Lalu Firman menjelaskan, pembangunan gedung serbaguna dan bencingah agung berlokasi di sebelah timur kantor Bupati dengan luas lahan yang disiapkan sekitar empat hektare. “Jadi kita bangunan fasilitas itu untuk sebagai venue MTQ. Setelah MTQ tempat itu bisa dimanfaatkan oleh masyarakat untuk beraktivitas tempat kumpul yang luas,” katanya. (fhr)

- Advertisement -

Berita Populer