Lombok Utara (Inside Lombok) – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Lombok Utara (KLU) serius dalam pembangunan Islamic Center di wilayahnya. Mengingat ini menjadi salah satu program prioritas yang tertuang dalam janji politik Bupati dan Wakil Bupati KLU, Najmul Akhyar dan Kusmalahadi Syamsuri.
Realisasi program pembangunan pusat ibadah dan aktivitas keumatan di KLU itu dengan memulai pembangunan Gapura Islamic Center Masjid Agung Baiturrahim Tanjung yang ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Bupati dan Wakil Bupati. “Pembangunan Islamic Center ini bukan sekadar membangun sarana ibadah, tapi bisa sebagai pusat pembinaan umat yang terintegrasi secara spiritual dan sosial,” ujar, Bupati KLU, Najmul Akhyar usai peletakan batu pertama, Kamis (5/6).
Lebih lanjut, sebagaimana pada masa Rasulullah SAW, masjid berfungsi sebagai pusat pendidikan, musyawarah, sosial, bahkan kesehatan masyarakat. Dengan visi ke depan, Pemda KLU menargetkan masjid ini menjadi model masjid modern berbasis komunitas, meniru kesuksesan masjid-masjid di Yogyakarta yang berhasil memberdayakan masyarakat.
Rencana besarnya pun tak main-main. Ke depan, Islamic Center ini akan dilengkapi dengan berbagai layanan sosial seperti klinik kesehatan, ambulans, hingga unit simpan pinjam berbasis syariah. Semua ini bertujuan untuk mengatasi persoalan umat secara langsung. “Dari tempat ini kita akan coba selesaikan persoalan umat, bukan hanya dengan statistik atau data, tapi dengan pendekatan iman dan ketakwaan,” imbuhnya.
Momen peletakan batu pertama ini juga menjadi cerminan nyata dari tingginya toleransi di KLU. Bahkan Najmul secara khusus mengapresiasi kehadiran berbagai elemen masyarakat, termasuk pemuda dan pecalang Hindu, yang turut menjaga kelancaran acara. Ini membuktikan betapa kuatnya semangat kebersamaan dan toleransi antarumat beragama di kabupaten ini.
“Kita ingin masjid ini menjadi simbol toleransi dan pusat pemersatu masyarakat. Dengan semangat kebersamaan, kita wujudkan Lombok Utara sebagai kabupaten peduli terhadap harmoni umat beragama,” ungkapnya.
Dengan dimulainya proyek ambisius ini, Pemerintah Kabupaten Lombok Utara berharap tercipta sebuah ruang yang mengintegrasikan aspek rohani dan jasmani. “Kawasan Islamic Center ini nantinya akan mencakup masjid, perpustakaan, dan berbagai fasilitas sosial lainnya, menjadikannya pusat pembinaan masyarakat yang utuh dan menyeluruh,” jelasnya.
Sementara itu, pada acara peletakan batu pertama ini juga turut dihadiri Kapolres Lombok Utara, Dandim 1606/Mataram, Sekda Kabupaten Lombok Utara, para kepala OPD, kepala desa se-Kabupaten Lombok Utara, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya. (dpi)

