25.5 C
Mataram
Jumat, 6 Februari 2026
BerandaLombok BaratDikes Lobar Antisipasi Kasus DBD di Desa Selat

Dikes Lobar Antisipasi Kasus DBD di Desa Selat

Lombok Barat (Inside Lombok) – Warga Merce, Desa Selat, Narmada dilaporkan banyak yang mengalami sakit seperti gejala Demam Berdarah Dengue (DBD). Atas laporan itu, Dinas Kesehatan (Dikes) Lobar pun telah melakukan pengecekan.

Plt Kadis Dikes Lobar, Zulkifli menerangkan tahun ini kasus DBD di Lobar dari bulan ke bulan cukup mengalami penurunan. “Adapun hasil klarifikasi kasus di Merce dan Selat, sebagian besar bukan DBD tapi Tifoid dan infeksi lainnya dan kondisinya sudah membaik, walaupun memang ada juga kasus DBD yang ditemukan,” ungkap Zulkifli, Kamis (05/06/2025).

Kata dia, dari hasil pemantauan epidemiologi (PE) di lokasi yang dilaporkan banyak warga terserang DBD tersebut, ditemukan kondisi lingkungan yang kurang bersih. Masyarakat setempat juga mengaku tidak pernah melakukan pemberantasan sarang nyamuk (PSN). Hal ini disebutnya diindikasikan dengan ditemukannya jentik nyamuk yang cukup banyak di lokasi.

“Sedangkan untuk kasus Tifoid dan infeksi lainnya dikarenakan masih ada masyarakat yang berperilaku hidup kurang sehat. Misalnya minum air yang belum dimasak, lupa cuci tangan dan lingkungan rumah yang kurang bersih,” tuturnya.

Pihaknya melalui Puskesmas Suranadi pun sudah melakukan fogging pada Kamis (05/06) pagi kemarin. Karena berdasarkan hasil PE tersebut memang banyak ditemukan jentik nyamuk. “Karena hasil PE-nya ditemukan cukup banyak jentik nyamuk dan ada kasus DBD, maka akan dilakukan fogging untuk mencegah penularan meluas,” pungkasnya.

Di mana dari data yang tercatat di Dikes saat ini Kecamatan Sekotong menjadi wilayah dengan kasus DBD paling tinggi di Lobar. Kemudian disusul Kecamatan Gerung, Kuripan dan Narmada.

Sementara itu, Kades Selat, Sabudi mengakui jika memang banyak warganya yang dinyatakan suspek DBD. “Informasi dari Puskesmas masih gejala (DBD), ada sekitar 10 orang se-Desa Selat,” pungkas Sabudi. (yud)

- Advertisement -

Berita Populer