24.5 C
Mataram
Jumat, 6 Februari 2026
BerandaLombok UtaraJob Fair di KLU Siap Serap Angka Pengangguran

Job Fair di KLU Siap Serap Angka Pengangguran

Lombok Utara (Inside Lombok) – Angin segar berhembus bagi para pencari kerja di Lombok Utara. Lantaran Pemerintah Kabupaten Lombok Utara (KLU) kembali menggelar job fair tahunan. Tak tanggung-tanggung, sekitar 600 lowongan pekerjaan dari berbagai sektor industri siap menyambut para talenta lokal.

Bupati Lombok Utara, Najmul Akhyar menegaskan bahwa job fair ini bukan sekadar rutinitas semata. Ini adalah komitmen konkret pemerintah daerah untuk menekan angka pengangguran dan kemiskinan di Lombok Utara yang masih menjadi tantangan serius. Keberadaan job fair adalah langkah strategis Pemda untuk menjembatani kebutuhan dunia usaha dengan ketersediaan tenaga kerja lokal. “Ini bagian dari solusi untuk menurunkan angka kemiskinan yang masih menjadi tantangan di daerah kita,” ujarnya, Rabu (11/6).

Ada satu poin krusial yang disoroti, yakni pentingnya peningkatan kapasitas dan keterampilan tenaga kerja lokal. Perlu digaris bawahi bahwa lulusan SMA dan SMK di Lombok Utara cukup banyak, namun tak sedikit yang masih belum memiliki keahlian sesuai kebutuhan industri, sehingga perlu disiapkan calon-calon pekerja ini sebelum mereka masuk ke pasar kerja. “Misalnya, jika perusahaan membutuhkan pekerja dengan keterampilan bahasa Inggris, maka mereka harus sudah siap,” ucapnya.

Hal ini mengindikasikan bahwa pemerintah bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait dan dunia usaha perlu bekerja sama dalam program peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) lokal. Hanya saja, kendala utama para pencari kerja di Lombok Utara adalah kurangnya keterampilan, baik soft skill maupun hard skill, yang relevan dengan tuntutan pasar kerja. “Ini yang kita dorong, supaya mereka punya skill atau kemampuan yang memenuhi standar perusahaan itu sendiri dengan memberikan mereka pelatihan sebelum terjun ke dunia kerja,” ungkapnya.

Meski demikian, sejumlah perusahaan yang terlibat diberikan apresiasi oleh Bupati Lombok Utara karena telah berkomitmen memprioritaskan tenaga kerja lokal. Salah satunya, seperti PT Lombok Golf Kosaido, yang dengan bangga telah mempekerjakan lebih dari 90 persen karyawan dari putra-putri daerah, dengan upah minimum yang sesuai ketentuan. “Kami berharap perusahaan lain bisa mencontoh hal ini. Jika semua perusahaan seperti ini, maka masyarakat kita akan semakin sejahtera,” imbuhnya.

Menyadari pentingnya sinergi antara dunia pendidikan, pemerintah, dan dunia usaha. Maka pemda mengusulkan agar kegiatan Job Fair diselenggarakan lebih dari satu kali dalam setahun. “Kegiatan seperti ini harus link and match dengan kebutuhan industri. Saya berharap Job Fair bisa digelar minimal dua kali dalam setahun,” jelasnya.

Ditambahkan, Kepala Dinas Tenaga Kerja, Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (Naker- DPMPTSP) KLU, Evi Winarni mengatakan, antusiasme perusahaan yang ikut serta dalam job fair tahun ini mengalami peningkatan signifikan. Tidak hanya perusahaan yang beroperasi di kawasan wisata Tiga Gili, tetapi juga dari wilayah daratan Lombok Utara.

“Harapannya, masyarakat yang datang melamar bisa terserap maksimal, bahkan kalau bisa 100 persen. Dengan begitu, angka pengangguran dan kemiskinan bisa kita tekan bersama,” ujarnya.

Penyelenggaraan Job Fair akan terus dilakukan secara berkelanjutan sebagai bagian dari program prioritas daerah dalam bidang ketenagakerjaan dan peningkatan ekonomi masyarakat. “Ini juga menjadi instruksi langsung dari Pak Bupati. Maka kami targetkan kegiatan ini minimal diadakan dua kali setiap tahun,” demikian. (dpi)

- Advertisement -

Berita Populer