26.5 C
Mataram
Kamis, 29 Januari 2026
BerandaLombok BaratPMI Korban Dugaan Pembunuhan di Malaysia Diharapkan Bisa Dapatkan Seluruh Haknya

PMI Korban Dugaan Pembunuhan di Malaysia Diharapkan Bisa Dapatkan Seluruh Haknya

Lombok Barat (Inside Lombok) – Kedatangan jenazah almarhum Sahri Ramdan, Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Lombok Barat yang meninggal di Malaysia disambut isak tangis keluarga dan masyarakat yang telah menunggunya sejak pagi, Rabu (11/06/2025). Ia pun dimakamkan di Dusun Batu Asak, Desa Buwun Sejati.

Kades Buwun Sejati, Muhidin menyebut yang terpenting saat ini jenazah almarhum sudah dipulangkan dan dimakamkan dengan layak. “Sesuai permintaan keluarga, setibanya jenazah langsung dimakamkan hari itu juga. Pihak keluarga sudah menerima dengan ikhlas,” ungkap ujar Muhidin mewakili pihak keluarga, Rabu (11/06/2025).

Sejumlah pihak pun turut hadir mengiringi prosesi pemakaman almarhum yang akrab disapa Don tersebut. Mulai dari Dinas Tenaga Kerja Provinsi NTB, BP3MI NTB, hingga pihak anggota DPRD Lombok Barat.

Dimintai tanggapan usai menghadiri pemakaman, Ketua komisi IV DPRD Lobar yang juga berasal dari desa setempat, Muhali berpesan agar semua pihak bisa mengambil hikmah dari kejadian tersebut. Saat ini, fokus utama adalah bagaimana almarhum bisa mendapatkan haknya, baik berupa santunan, asuransi atau yang lainnya, termasuk gajinya selama bekerja. “Karena warga kami ini kan berangkat secara resmi. Jadi kami harap apa yang menjadi haknya bisa diberikan kepada pihak keluarga,” tegasnya.

Begitu pun dengan keadilan, terkait kronologis penyebab pasti kematian almarhum agar segera ada kepastian. Sehingga para terduga pelaku diharapkan bisa mendapat hukuman yang setimpal.

Dikonfirmasi terpisah, Ketua Asosiasi Perusahaan Jasa Tenaga Kerja Indonesia (APJATI) NTB, Edy Sopyan berharap kejadian ini bisa menjadi pelajaran bagi semua pihak. Khususnya perusahaan penempatan pekerja migran Indonesia (P3MI). “Ke depan kami harapkan P3MI agar mengingatkan para calon PMI sebelum berangkat untuk fokus bekerja mencari nafkah bagi keluarga,” harapnya.

Kata dia, para Calon PMI mesti diberikan pembekalan untuk menghindari segala hal yang merugikan diri sendiri dan orang lain. Termasuk harus mengingat, jika keluarga mereka selalu menunggu mereka pulang dengan selamat di rumah. (yud)

- Advertisement -

Berita Populer