Mataram (Inside Lombok) – SMPK Tunas Daud keluar sebagai juara umum pada ajang Festival Sains Nasional (FSN) 2025. Dari enam siswa yang dikirim mengikuti FSN pada 25-27 April lalu, semuanya membawa medali.
Kepsek SMPK Tunas Daud Mataram, Yafet Agustinus Malanguna mengatakan sebelum mengikuti perlombaan tingkat nasional para siswa raih juara di tingkat daerah. Prestasi yang diraih tersebut membawa peserta didik SMPK Tunas Daud bisa mengharumkan nama daerah di tingkat nasional.
“Dari 13 yang lolos ke tahap nasional dan ada enam siswa di akhir Mei lalu. Dari 6 siswa itu semuanya mendapat medali dari emas, perak dan perunggu. Kita SMPK Tunas Daud Mataram dinobatkan sebagai peringkat 1 atau juara umum tingkat SMP,” katanya.
Mata Pelajaran yang dilombakan pada FSN yaitu Ilmu pengetahuan alam, matematika, ilmu pengetahuan sosial dan Bahasa Inggris. Semua siswa yang menjadi perwakilan mengikuti semua mata lomba dan berhasil meraih juara. “Semua diikuti dan semua bawa piala. IPS hanya tiga, matematika satu, IPA dua dan Bahasa Inggris dua,” katanya.
Ia mengakui, prestasi mendapatkan juara umum ini baru pertama kali didapatkan SMPK Tunas Daud Mataram. Prestasi yang diraih disebut luar dari ekspektasi karena saingan yang cukup berat terutama dari Pulau Jawa. “Hampir semua provinsi itu ikut. Bahkan setiap provinsi itu ada beberapa sekolah yang ikut,” katanya.
Sebelum mengikuti lomba tersebut para peserta didik juga sudah mendapatkan pembinaan dari sekolah terutama mata Pelajaran yang dilombakan. “Ada pembinaan untuk mata Pelajaran. Ada ekstrakurikuler mata Pelajaran. Pembinaan ada juga dari dosen dan hingga dua kali seminggu,” katanya.
Di samping itu, beberapa peserta yang ikut pada ajang FSN bulan April lalu juga sudah terbiasa mengikuti lomba yang lain. Hanya saja, tahun ini untuk pertama kalinya SMPK Tunas Daud mengirim peserta didik sangat banyak. “Matematika paling sering dan mereka sudah tahu saingannya dimana saja. Kebanyakan saingan paling berat itu dari Pulau Jawa, Jakarta, Bandung dan Medan,” katanya.
Ia berharap peserta didik selanjutnya yang akan mengikuti lomba, bisa mempertahankan juara umum tahun ini. “Ini kan rata-rata kelas III yang ikut, dan nanti mereka lulus, semoga peserta didik yang lain bisa juga menorehkan prestasi,” tutupnya. (azm)

