28.5 C
Mataram
Kamis, 29 Januari 2026
BerandaEventArtipelago, Konser Musik dan Rencana Berkelanjutan Memajukan Pariwisata Lombok

Artipelago, Konser Musik dan Rencana Berkelanjutan Memajukan Pariwisata Lombok

Mataram (Inside Lombok) – Gelaran konser Artipelago siap mengguncang Lombok dengan tidak hanya deretan penampil dari dalam dan luar daerah, tapi juga misi yang lebih besar, yaitu mempromosikan pariwisata dan menghidupkan kembali denyut industri kreatif lokal.

Axsa Bramantyo, Project Director Artipelago, menjelaskan bahwa konser ini memang dirancang sebagai ruang ekspresi bagi musisi, sekaligus cara kreatif untuk mengenalkan Lombok dari sisi lain. “Sejak awal, kami ingin mengumpulkan musisi lokal Lombok, lalu dikolaborasikan dengan penampil dari luar. Jumlah dari luar memang lebih banyak karena kita butuh suguhan musik dari siang sampai malam,” katanya saat keterangan pers di Mataram, (17/6).

Tak hanya musik, panggung Artipelago juga akan diramaikan oleh tenant UMKM, komunitas skate, dan BMX. Target penontonnya pun cukup ambisius, yaitu 10.000 orang. Menariknya, lima hari sebelum hari H, tiket sudah ludes hingga 70 persen. Artipelago akan digelar pada Minggu, (22/6) mendatang. “Sebenarnya awalnya kami ingin gelar konser ini di Lanud Rembiga, tapi setelah mempertimbangkan banyak hal, akhirnya kami pindahkan ke Eks Bandara Selaparang,” tambah Axsa.

Ia juga menyebutkan, panggung dan tenda-tenda tenant sudah mulai dipasang sejak hari Minggu, sebagai bagian dari persiapan teknis. Lebih jauh, Axsa berharap Artipelago bisa jadi agenda tahunan. “Tiap tahun penampilnya bisa berbeda, sesuai hasil survei dan masukan penonton,” ujarnya.

Salah satu sponsor acara, PS Djeram, juga melihat potensi besar di balik konser ini. Perwakilannya, Zulfan Ishak, menekankan bahwa Artipelago bukan sekadar hajatan musik biasa. “Ini adalah wadah agar musisi-musisi Lombok tetap eksis dan bisa terus berkembang. Harapannya, ini bisa memancing penyelenggara lain melakukan hal serupa,” ucapnya. Tak berhenti di Lombok, Artipelago juga akan melanjutkan tur ke dua daerah lain di NTB, Sumbawa dan Bima. “Untuk Sumbawa akan digelar Agustus 2025, dan Bima pada Oktober,” kata Zulfan.

Untuk line-up, Kotak dijadwalkan tampil di Sumbawa, sementara The Lucky Laki dan Tulus akan memeriahkan panggung di Bima. Di sisi lain, pemerintah daerah pun memberikan dukungan. Kepala Bidang Pemasaran Dinas Pariwisata NTB, Mulki, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya konser Artipelago. “Kami sangat terbuka untuk mendukung acara-acara seperti ini. Harapannya, industri kreatif NTB makin berkembang, sekaligus jadi pemantik pertumbuhan pariwisata,” tutupnya. (gil)

- Advertisement -

Berita Populer