26.5 C
Mataram
Jumat, 30 Januari 2026
BerandaLombok TimurBupati Lotim Usulkan Bantuan Rumah untuk Warga Miskin Ekstrem ke Wamen PKP

Bupati Lotim Usulkan Bantuan Rumah untuk Warga Miskin Ekstrem ke Wamen PKP

Lombok Timur (Inside Lombok) – Pemerintah Kabupaten Lombok Timur (Lotim) terus berupaya mengurangi jumlah rumah tidak layak huni di wilayahnya. Salah satu langkah konkret dilakukan Bupati Lotim, Haerul Warisin dengan menyampaikan langsung usulan pembangunan rumah bagi warga miskin kepada Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (Wamen PKP), Fahri Hamzah.

Pertemuan yang berlangsung sebulan lalu itu membahas secara khusus penanganan kawasan kumuh dan kondisi hunian warga berpenghasilan rendah. Dalam forum tersebut, Bupati Iron sapaan akrab Haerul Warisin menekankan pentingnya dukungan pemerintah pusat untuk membangun rumah layak huni di Lotim. “Harapan kami, rumah-rumah kumuh yang ada bisa dibangun menjadi rumah yang layak ditinggali,” katanya.

Menurutnya, mekanisme pendataan saat ini mengharuskan proses dilakukan lebih rinci, dengan sistem by name by address tidak lagi berdasarkan jumlah per desa seperti sebelumnya. Hal ini dilakukan agar bantuan lebih tepat sasaran.

Bupati juga menjelaskan bahwa terdapat perbedaan antara kawasan kumuh dan perumahan kumuh. “Kawasan kumuh itu satu hal, tapi ada juga rumah-rumah yang berdiri di luar kawasan, namun tetap dalam kondisi tidak layak. Semua itu harus direspons,” jelasnya.

Wamen PKP, lanjutnya, memberi perhatian khusus kepada masyarakat yang masuk kategori miskin ekstrem. Karena itu, Pemkab Lotim telah melakukan pendataan jumlah rumah warga miskin ekstrem di daerahnya, sebagai dasar pengajuan bantuan. “Datanya sudah kami siapkan melalui Dinas Sosial dan BPS,” tambahnya.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat miskin ekstrem, Pemkab juga merencanakan penyaluran bantuan sembako bertepatan dengan peringatan 1 Muharram 1447 H mendatang. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen Pemkab Lotim dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat, terutama mereka yang paling membutuhkan. (den)

- Advertisement -

Berita Populer