31.5 C
Mataram
Jumat, 6 Februari 2026
BerandaLombok TimurMomen HUT Bhayangkara, Bupati Lotim Dorong Humanis dan Dekat dengan Rakyat

Momen HUT Bhayangkara, Bupati Lotim Dorong Humanis dan Dekat dengan Rakyat

Lombok Timur (Inside Lombok) – Peringatan Hari Ulang Tahun Bhayangkara ke-79 di Kabupaten Lombok Timur digelar dengan penuh khidmat pada Selasa (1/7/2025) di halaman Kantor Bupati. Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin, memimpin langsung jalannya upacara sebagai inspektur, yang turut dihadiri oleh Wakil Bupati, Sekda, Kapolres Lotim, Dandim 1615, pimpinan OPD, tokoh agama, unsur BUMN, Bhayangkari, serta purnawirawan Polri.

Dalam amanatnya, Bupati menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh jajaran Polri, khususnya Polres Lombok Timur, atas dedikasi mereka dalam menjaga keamanan dan ketertiban wilayah. Ia berharap ke depan Polri semakin dicintai oleh masyarakat dan mampu mempererat hubungan dengan warga.

“Hari Bhayangkara bukan hanya peringatan seremonial, tetapi momen penting untuk menghormati pengabdian Polri dalam menegakkan hukum serta melindungi dan melayani masyarakat,” ujar Bupati.

Mengangkat tema “Polri untuk Masyarakat,” Bupati menggarisbawahi bahwa kehadiran polisi di tengah masyarakat harus berlandaskan rasa empati, kejujuran, dan semangat pelayanan. Ia menegaskan bahwa institusi Polri sejatinya adalah milik rakyat, sehingga seluruh langkah dan kebijakan harus berpihak pada kepentingan publik.

“Polri harus tampil sebagai mitra masyarakat, bukan hanya penegak hukum. Kita ingin melihat polisi yang transparan, akuntabel, dan mampu menjadi solusi atas masalah di tengah masyarakat,” lanjutnya.

Menurut Bupati, dinamika sosial dan tantangan keamanan saat ini menuntut reformasi berkelanjutan di tubuh Polri. Mulai dari peningkatan kualitas layanan publik hingga kemampuan menghadapi ancaman digital, radikalisme, dan kriminalitas yang semakin kompleks.

Ia juga menyerukan pentingnya sinergi antara masyarakat dan aparat kepolisian dalam menjaga stabilitas daerah. Partisipasi aktif masyarakat, termasuk lewat kritik konstruktif, dianggap penting demi menciptakan iklim keamanan yang berkelanjutan.

“Persatuan dan keamanan adalah tanggung jawab bersama. Mari jadikan Hari Bhayangkara ini sebagai pijakan untuk memperkuat komitmen kebangsaan kita, demi Indonesia yang aman dan sejahtera,” pungkasnya. (den)

- Advertisement -

Berita Populer