25.5 C
Mataram
Sabtu, 7 Februari 2026
BerandaMataramTata Pasar Seni Sayang-Sayang, Pemkot Mataram Minta Bantuan Anggaran ke Pusat

Tata Pasar Seni Sayang-Sayang, Pemkot Mataram Minta Bantuan Anggaran ke Pusat

Mataram (Inside Lombok) – Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Mataram sudah mengajukan anggaran untuk penataan Pasar Seni Sayang-Sayang ke pemerintah pusat. Hanya saja, penataan tersebut belum bisa dilakukan karena belum ada dukungan anggaran dampak dari kebijakan efisiensi.

Pengusulan anggaran ini, karena kondisi salah satu pusat oleh-oleh khas Lombok ini tidak tertata rapi. Kondisi yang kerap sepi dari kunjungan dan lapak-lapak yang ada mulai banyak ditinggalkan.

Menyikapi hal tersebut, Kepala Dispar Kota Mataram, Cahya Samudra mengatakan penataan salah satu pusat oleh-oleh khas daerah milik pemerintah Kota Mataram masih diajukan pemerintah pusat. Pasalnya, ABPD Kota Mataram disebut masih belum mampu untuk mengalokasikan anggaran. “Kalau dari APBD kayaknya belum bisa. Makanya usulanya kita kirim ke Kementerian Pariwisata RI,” katanya.

Kebutuhan anggaran untuk penataan pasar Seni Sayang-Sayang yaitu sekitar Rp10 miliar. Melalui usulan tersebut, penataan akan dilakukan pada bangunan yang sudah ada saat ini. “Bangunannya kita akan tata ulang nanti,” katanya.

Konsep penataannya nanti, Dinas Pariwisata akan menyiapkan panggung utama, Dimana, akan ada atraksi secara rutin untuk menarik kunjungan wisatawan berbelanja di pusat oleh-oleh tersebut. Berbagai oleh-oleh khas daerah yang jual salah satunya gelang dan aksesoris lainnya.

Menurut Cahya, sepinya pengunjung ke pasar Seni disebabkan oleh banyak factor. Untuk menghidupkan kembali, beberapa strategi sudah mulai diatur agar setelah penataan tingkat kunjungan akan ramai kembali. “Banyak faktor lah ya buat sepi. Tapi kalau ada yang berspekulasi karena pemandu wisata jarang mengajak wisatawan kesana ya bisa saja. Tapi memang banyak factor,” katanya.

Ia mengakui, lapak-lapak tersebut sudah mulai ditinggalkan oleh para pelaku usaha. Sepinya pengunjung ini juga sejak bandara di Selaparang di pindah ke Lombok Tengah. Karena sebelumnya, pasar Seni juga menjadi salah satu pusat oleh-oleh yang banyak pengunjungnya.

“Kalau kita runut ke belakang, pemindahan bandara ini. Kalau dulu kan Pasar Seni Sayang-Sayang sejalur dengan bandara. Dan pemindahan bandara ini sangat berpengaruh,” tegasnya. (azm)

- Advertisement -

Berita Populer