25.5 C
Mataram
Sabtu, 7 Februari 2026
BerandaLombok TimurDesa di Lotim Diminta Hasilkan Data Berkualitas, Dorong Kebijakan yang Tepat

Desa di Lotim Diminta Hasilkan Data Berkualitas, Dorong Kebijakan yang Tepat

Lombok Timur (Inside Lombok) – Wakil Bupati Lombok Timur (Lotim), Moh. Edwin Hadiwijaya menekankan pentingnya ketersediaan data berkualitas di tingkat desa sebagai dasar pengambilan kebijakan daerah. Menurutnya, data yang akurat tidak hanya dibutuhkan dari desa, tetapi juga dari seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) seperti Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, dan Dinas Pendidikan. Ia menggarisbawahi bahwa statistik sektoral bukan hanya tanggung jawab Badan Pusat Statistik (BPS), melainkan tugas bersama seluruh perangkat daerah.

“Saya ingin data di desa itu yang paling berkualitas. Data desa adalah data pokok yang menjadi acuan dalam pengambilan kebijakan,” tegasnya saat membuka acara Literasi Statistik dan Launching Compass (Coffee Morning Pembinaan Statistik Sektoral), Kamis (24/7), di Rupatama 1 Kantor Bupati.

Wabup mengapresiasi peluncuran Compass, yang direncanakan digelar setiap tiga bulan sekali, sebagai bentuk komitmen bersama dalam mempercepat ekosistem data yang akurat, mutakhir, terpadu, dan dapat diakses semua pemangku kepentingan. “Compass harus menjadi ruang strategis, bukan sekadar forum informal. Ini wadah penting bagi wali data, pemangku kebijakan, dan seluruh stakeholder,” tambahnya.

Kepala BPS Lotim, Sri Endah Wardanti, mengungkapkan bahwa Compass merupakan inovasi untuk memperkuat koordinasi dan sinergi antar-OPD dalam mendukung percepatan Satu Data Lombok Timur.

Berdasarkan uji coba sejak awal 2025, 60 persen OPD telah memiliki metadata, sebuah capaian yang disebutnya menggembirakan. Selain itu, forum ini dinilai lebih efisien dan tertib dalam dokumentasi, sekaligus meningkatkan kualitas data sektoral.

Ke depan, Sri Endah berencana melibatkan desa dan kecamatan dalam forum ini serta menyiapkan dashboard metadata OPD yang akan terintegrasi dengan portal Satu Data Lombok Timur, sehingga pengelolaan data menjadi lebih optimal.

Kegiatan ini juga melibatkan operator Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) dan seluruh OPD terkait. Dengan begitu, Compass diharapkan mampu memperkuat literasi statistik dan membangun masyarakat sadar data, mendukung visi Lombok Timur yang transparan dan berbasis data. “Mari kita tingkatkan sinergi agar pengelolaan data di Lombok Timur semakin baik. Data berkualitas adalah kunci kebijakan yang tepat sasaran,” tutup Wabup. (den)

- Advertisement -

Berita Populer