31.5 C
Mataram
Jumat, 6 Februari 2026
BerandaKesehatanDeteksi Dini, YJI Sasar Pemeriksaan Jantung Gratis untuk Siswa SD

Deteksi Dini, YJI Sasar Pemeriksaan Jantung Gratis untuk Siswa SD

Mataram (Inside Lombok) – Penyakit jantung saat ini mulai banyak menyerang usia-usia produktif. Dengan adanya kasus tersebut, Yayasan Jantung Indonesia (YJI) akan melaksanakan pemeriksaan kesehatan jantung bagi siswa sekolah dasar (SD) di seluruh daerah di Indonesia.

Ketua YJI, Annisa Pohan Yudhoyono usai menghadiri makan malam bersama YJI seluruh Indonesia mengatakan pihaknya sudah memprogramkan ada pemeriksaan kesehatan jantung bagi anak-anak SD. “Dua tahun ke depan kami akan pemeriksaan jantung. Kami ada alat pemeriksaan USG Portable. Kami akan mendatangi sekolah-sekolah,” katanya, Minggu (28/7) malam.

Ia mengatakan, pemeriksaan kesehatan jantung di tingkat SD ini agar bisa mendeteksi lebih awal. Jika ada kelainan jantung maka bisa dilakukan penanganan lebih awal. “Bisa lebih mudah dan murah untuk diobat,” katanya.

Program pemeriksaan jantung rema (demam reumatik) ini sambung Annisa akan diluncurkan pada September mendatang. Setelah peluncuran program ini, selama dua tahun YJI akan keliling ke seluruh sekolah di Indonesia untuk melakukan pemeriksaan. “Dua tahun kedepan kita akan keliling Indonesia untuk memeriksa kesehatan bagi anak-anak usia SD,” katanya.

Meski demikian, program heart at school sudah berjalan dari SD hingga SMA. melalui program heart at school akan ada edukasi kesehatan jantung kepada anak dan remaja. Namun akan ditambah dengan pemeriksaan USG jantung anak.

Sementara itu, YJI yang sudah terbentuk baru 147 daerah di Indonesia. Pembentukan YJI ini akan diperluas ke semua daerah provinsi hingga kabupaten dan kota. “Tugas saya untuk menambah jumlah kantong YJI di daerah,” katanya.

YJI ini sambungnya merupakan lembaga panggilan dari hati. Sehingga harus ada kemauan sendiri dari para pengurus. “Harus ada sukarela dari pengurus. Sehingga perlu ada waktu untuk menambah jumlahnya,” katanya.

Sementara Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang turut hadir, menyatakan komitmen siap mendukung atau menjadi “endorse” untuk menyukseskan program YJI. Misalnya melalui kampanye hidup sehat untuk menjaga kesehatan diri sendiri, keluarga, dan lingkungan sekitar.

Hal tersebut tidak hanya menjadi tugas pemerintah melainkan perlu sinergi dan kolaborasi semua pihak. Kolaborasi ini untuk memberikan dukungan baik secara personal, kelompok, maupun lembaga. Pasalnya, semua generasi memiliki kerentanan terhadap penyakit jantung.

Ia mengatakan, penyakit jantung dipicu banyak faktor sehingga edukasi dini melalui sekolah secara formal dan informal melalui keluarga dinilai sangat penting. “Dengan demikian, bisa tercipta warga Indonesia hidup lebih sehat, berimbang, dan lebih produktif,” katanya. (azm)

- Advertisement -

Berita Populer