25.5 C
Mataram
Jumat, 6 Februari 2026
BerandaLombok UtaraPemenang Barat Masuki Usia 69 Tahun, Jadi Contoh Desa Mandiri di KLU

Pemenang Barat Masuki Usia 69 Tahun, Jadi Contoh Desa Mandiri di KLU

Lombok Utara (Inside Lombok) – Desa Pemenang Barat di usianya yang ke-69 tahun tidak hanya merayakan perjalanan panjangnya, tetapi juga membuktikan dirinya sebagai salah satu motor penggerak kemajuan daerah. Bupati Kabupaten Lombok Utara (KLU), Najmul Akhyar menyatakan Desa Pemenang Barat adalah contoh nyata sebuah desa yang, meski telah berusia lanjut, terus menunjukkan kemajuan luar biasa.

“Desa Pemenang Barat sebagai salah satu desa dengan predikat desa mandiri di KLU. Ini buka sekadar gelar, melainkan cerminan dari keberhasilan Desa Pemenang Barat dalam mengelola potensi dan sumber dayanya secara optimal,” ujarnya. Pencapaian Desa Pemenang Barat ini sejalan dengan visi besar KLU.

Perlu diketahui, seluruh desa di KLU kini telah berhasil terlepas dari status desa tertinggal. Saat ini, KLU hanya memiliki dua kategori desa, yakni desa mandiri dan desa maju. Ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam mendorong kesejahteraan masyarakat di tingkat paling dasar. “Desa ini sangat siap menjadi desa mandiri, kedepannya akan menjadi tolak ukur pemerintah saat ini,” ungkapnya.

Keberhasilan Desa Pemenang Barat tidak lepas dari pondasi kuat yang telah terbangun. Ditambah dengan kerja sama yang erat antara tokoh agama, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen desa. Sinergi inilah yang menjadi kunci utama terawatnya kerukunan umat beragama di Desa Pemenang Barat hingga saat ini.

Meskipun telah meraih predikat desa mandiri, perjalanan Desa Pemenang Barat masih panjang. Najmul menekankan beberapa agenda penting yang harus diikhtiarkan bersama di masa mendatang.

“Ke depan, beberapa agenda persoalan di antaranya air bersih, kesehatan, pendidikan, dan pengembangan ekonomi desa dapat diikhtiarkan agar menjadi lebih baik. Pesan saya agar seluruh pihak selalu bergandengan tangan dalam membangun Desa Pemenang Barat,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Desa Pemenang Barat, Asmaat N, mengungkapkan rasa syukurnya atas pencapaian desa di usia ke-69 tahun ini. Pemerintah desa telah berupaya keras mengupayakan berbagai kemajuan. Salah satu capaian monumental adalah pembangunan dan peresmian kantor desa baru yang representatif, kini berdiri megah sebagai pusat pelayanan masyarakat. “Kami berharap momentum HUT ini bisa diperingati setiap tahun agar masyarakat tidak melupakan sejarah dan terus memperkuat rasa kebersamaan,” ujarnya.

Sebagai bentuk komitmen terhadap pelestarian sejarah, pihaknya telah menyusun buku sejarah Desa Pemenang Barat. Buku ini memuat secara detail perjalanan panjang desa sejak awal berdiri, lengkap dengan daftar nama para kepala desa yang telah mengukir jejak kepemimpinan. “Dengan semangat kebersamaan dan visi yang jelas, Desa Pemenang Barat terus melangkah maju, membuktikan bahwa desa adalah tulang punggung pembangunan bangsa, tempat di mana sejarah dan kemandirian,” demikian. (dpi)

- Advertisement -

Berita Populer