Mataram (Inside Lombok) – Tingkat okupansi hotel selama gelaran Festival Olahraga Masyarakat Nasional (FORNAS) VIII 2025 meningkat dari sebelumnya, yaitu mencapai 95 persen. Keterisian kamar selama event ini tidak saja di hotel berbintang melainkan non bintang alias hotel melati.
Sejumlah peserta banyak menginap di hotel melati di Kota Mataram. “Kalau ketersediaannya. Ini event pertama selama tahun 2025 setelah adanya kebijakan efisiensi. Ada di guest house juga,” kata Ketua Asosiasi Hotel Mataram (AHM), I Made Adiyasa Kurniawan.
Para peserta tidak hanya menginap di Kota Mataram, melainkan di Kabupaten Lombok Barat dan beberapa daerah lainnya di NTB. “Posisi hotel sudah siap sekali. Secara penerimaan sudah sangat siap,” katanya.
Disisi lain, hotel juga membutuhkan adanya sosialisasi terkait pelaksanaan event. Sehingga bisa melihat kebutuhan masyarakat atau peserta yang datang ke NTB khususnya Kota Mataram. “Jadi sosialisasi juga event ini, kegiatannya apa. Mungkin kurang komunikasi dengan kita ya,” katanya.
Adanya sosialisasi tersebut memungkinkan pihak perhotelan bisa membantu peserta untuk menginformasikan lokasi kegiatan. Bahkan jadwal-jadwal perlombaan bisa dipajang di papan informasi masing-masing hotel. “Informasi-informasinya masih minim. Jadi kita juga banyak yang kita tidak tahu. Kita tahunya dari media sosial (medsos),” ungkapnya.
Menurutnya, selama ini informasi pelaksanaan tidak mengetahui secara pasti. Dimana, pelaksanaan Fornas digelar mulai tanggal 26 Juli hingga 1 Agustus 2025. Dari jadwal ini, para peserta sudah banyak yang check out sejak tanggal 29 Juli. “Kita juga tahu. Karena ada perlombaan yang sudah selesai tanggal tersebut,” katanya.
Secara keseluruhan disebut sudah bagus hanya komunikasi dan sosialisasi dengan pihak perhotelan yang masih kurang. “Sudah sangat siap dan event pertama. Cuma di hotel juga sangat siap. Tapi yang perlu diperbaiki informasi yang masih sangat minim,” tutupnya. (azm)

