25.5 C
Mataram
Jumat, 6 Februari 2026
BerandaDaerahNTBOmzet Meningkat, Pedagang Asongan Rasakan Dampak Event Fornas VIII

Omzet Meningkat, Pedagang Asongan Rasakan Dampak Event Fornas VIII

Mataram (Inside Lombok) – Pedagang asongan di Kota Mataram tersenyum lebar selama event Festival olahraga masyarakat nasional (Fornas) VIII 2025. Pasalnya, selama event berjalan pendapatan yang diperoleh meningkat drastis.

“Omzet teman naik drastis. Kalau berapa persennya tidak tahu ya tapi naik,” kata Ketua Asosiasi Pedagang Asongan Provinsi NTB, Kamarudin Kamis (31/7) siang. Ia mengatakan, kondisi hampir dirasakan oleh semua pedagang asongan yang berjualan selama event Fornas VIII. Karena belasan ribu peserta terbagi ke 36 venue yang ada di Pulau Lombok. “Di semua venue yang terisi itu rata-rata naik semua omzetnya,” ungkap Komeng sapaan akrabnya.

Para pedagang asongan yang menjajakan jualan sangat bervariatif. Mulai dari makanan, minuman, hingga oleh-oleh khas Fornas VIII. Bahkan hingga hari keenam pelaksanaan event ini, semua pedagang masih berjualan. “Ada beberapa yang sudah tidak jualan lagi karena inorga yang bertanding sudah selesai,” ujarnya.

Ia mencontohkan, salah satu venue yang ramai yaitu di Asrama Haji. Jenis jualan para pedagang berbeda-beda mulai dari makanan, minuman hingga oleh-oleh laris semua. “Itu ramai dan luar biasanya omzetnya,” katanya.

Di hari keenam pelaksanaan event, pendapatan para pedagang sudah mulai berkurang. Pasalnya, sebagian peserta sudah pulang lantaran Induk organisasi olahraga (Inorga) yang dipertandingkan sudah selesai. “Kalau sekarang sudah mulai berkurang. Karena ada yang sudah selesai pertandingan,” katanya.

Event ini memberikan dampak yang sangat signifikan terhadap para pedagang. Selain itu, selama event para pedagang diberikan akses yang cukup mudah untuk bisa menjajakan jualannya. “Dari mulai pembukaan hingga hari ini meningkat. Cuma hari keenam ini menurun karena sudah ada yang pulang. Ini sangat berdampak sekali,” katanya.

Selama pelaksanaan event, ia juga sudah mengimbau kepada semua pedagang untuk tidak menaikkan harga jualan. “Sudah saya ingatkan untuk tidak menaikkan harga dan harus dijual sesuai dengan harga normal,” tutupnya. (azm)

- Advertisement -

Berita Populer