24.5 C
Mataram
Jumat, 6 Februari 2026
BerandaMataramPemeriksaan Kesehatan Siswa akan Mulai 18 Agustus

Pemeriksaan Kesehatan Siswa akan Mulai 18 Agustus

Mataram (Inside Lombok) – Pemeriksaan kesehatan gratis bagi peserta didik sudah dimulai di beberapa daerah di Indonesia. Khusus di Kota Mataram, pemeriksaan ini direncanakan dimulai pada 18 Agustus mendatang. “Kita masih menunggu logistiknya dulu,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Mataram, dr. Emirald Isfihan.

Ia mengatakan, Dinas Kesehatan masih menunggu logistik dari pemerintah pusat. Seperti pemeriksaan HB, serta fasilitas untuk pemeriksaan di laboratorium. Untuk sasaran sendiri, sambung dr. Emirald, akan dikoordinasikan dengan Dinas Pendidikan Kota Mataram. Di mana, sekolah-sekolah di Kota Mataram sudah ada puskesmas yang akan menanganinya. “Jadi akan menyesuaikan dengan sasarannya. Masing-masing wilayah itu ada sekolah yang berada di wilayah kerja mereka,” tegasnya.

Terkait sekolah-sekolah yang akan diperiksa, belum diketahui apakah menyasar semua sekolah atau tidak. “Pemeriksaan ini mulai dari SD, SMP dan SMA,” katanya. Selain itu, untuk pemeriksaan di Madrasah akan dikoordinasikan dengan Kementerian Agama (Kemenag) Kota Mataram. “Kita akan koordinasikan dengan Kemenag untuk Madrasah ini,” katanya.

Sementara untuk kesiapan tenaga medis, dr. Emirald memastikan sudah siap. Pasalnya, Dinas Kesehatan cukup rutin lakukan screening sehingga sudah ada petugas yang siap. “Ada programmer UKS namanya. Ada dokter, perawat dan kemudian petugas yang lain turun semua,” katanya. Pemeriksaan ini katanya belum diketahui berlangsung berapa lama. Pasalnya, nantinya kegiatan ini akan disesuaikan dengan kondisi di lapangan seperti kesiapan logistik dan juga petugas. “Kita kan kickoff ini di Mataram kalau CKG atau pemeriksaan kesehatan gratis. Kalau pelaksanaannya kita akan teruskan penjadwalan tergantung dari kesiapan SDM. Ini akan berseri terus-menerus,” katanya.

Untuk logistik, program pemeriksaan dari pemerintah pusat ini, sudah ada disiapkan oleh pemerintah pusat. Namun, ada berapa kebutuhan yang lain disiapkan melalui APBD Perubahan Kota Mataram. “HB untuk anemia sudah siap di kita. Yang lain juga ada. Penyaluran dari pemerintah provinsi juga ada,” ujarnya. Pemeriksaan yang dilakukan kata dr. Emirald, tidak hanya kondisi fisik, melainkan juga psikologis siswa. Artinya, selama proses screening nantinya peserta didik akan ditanya masalah kondisi mentalnya. “Ya kita tanya-tanya juga. Banyak juga jenisnya. Ada aplikasi yang akan diisi asesmen mandiri dan itu jadi dasar pemeriksaan kesehatan. Kita akan libatkan orang tua untuk mengisi,” tutupnya.

- Advertisement -

Berita Populer