25.5 C
Mataram
Jumat, 6 Februari 2026
BerandaMataramBeras Oplosan Diburu, Distribusi SPHP Dikawal Ketat Polisi

Beras Oplosan Diburu, Distribusi SPHP Dikawal Ketat Polisi

Mataram (Inside Lombok) – Kapolri Jenderal Pol, Listyo Sigit Prabowo, memberikan arahan terkait pengawasan distribusi beras SPHP Perum BULOG dan penindakan kasus beras oplosan dalam sebuah pertemuan virtual. Dalam arahannya, Kapolri menegaskan bahwa Polri memiliki peran penting untuk memastikan stok dan distribusi beras aman, sehingga harga tetap stabil sesuai kebijakan pemerintah.

Ia juga mengingatkan adanya praktik curang yang masih terjadi, seperti pengoplosan beras, pengurangan timbangan, dan penggunaan ulang kemasan beras SPHP untuk menjual beras campuran yang tidak sesuai standar. Kapolri memerintahkan seluruh jajarannya untuk menindak tegas pelaku kecurangan tersebut, sekaligus menggerakkan Gerakan Pangan Murah (GPM) secara masif guna mengantisipasi lonjakan harga menjelang HUT ke-80 Kemerdekaan RI. “Pengawasan terhadap pedagang besar wajib dilakukan agar tidak ada penimbunan yang memicu kelangkaan dan kenaikan harga,” tegasnya.

Ia juga mengumumkan pada Kamis (14/8), akan dilakukan kickoff penjualan beras SPHP secara serentak di seluruh Indonesia. Polda dan Polres diminta memastikan target penyaluran terpenuhi serta mencegah tindakan spekulatif dari distributor.

Menindaklanjuti arahan tersebut, Kapolresta Mataram, Kombes Pol Hendro Purwoko, menyatakan siap mengawal penuh penyaluran beras SPHP di wilayah hukumnya. Menurutnya, distribusi telah berjalan melalui program Gerakan Pangan Murah hingga tingkat Polsek. “Kami akan memastikan penyaluran tepat sasaran dan stabilitas harga terjaga. Sejauh ini belum ditemukan distributor yang mencoba menarik stok dari pasaran untuk tujuan tertentu, tetapi kami akan tetap waspada,” ujarnya. Langkah ini diharapkan dapat menjaga ketersediaan beras dengan harga terjangkau, sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat menjelang perayaan kemerdekaan. (gil)

- Advertisement -

Berita Populer