Mataram (Inside Lombok) – Suasana tenang di Lingkungan Marong Pekarangan, Kelurahan Karang Baru, Kecamatan Selaparang, mendadak berubah haru pada (16/08). Warga dikejutkan oleh penemuan jasad seorang perempuan berinisial BT (46) yang ditemukan tak bernyawa di dalam rumahnya. Kapolsek Selaparang, Ipda Zulharman Lutfi, membenarkan peristiwa ini. Begitu laporan warga diterima, pihak kepolisian langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara serta mengevakuasi korban.
“Benar, korban ditemukan sudah meninggal dunia. Kondisinya membengkak, membiru, dan mengeluarkan bau tak sedap. Diperkirakan korban sudah meninggal lebih dari satu hari sebelum ditemukan,” jelas Zulkarnain (19/8). Peristiwa ini bermula dari seorang warga yang hendak meminta izin memangkas pohon jambu di halaman rumah korban. Namun, langkahnya terhenti saat mencium bau menyengat disertai banyaknya lalat beterbangan. Setelah menelusuri sumbernya, saksi menemukan jasad BT dalam kondisi memprihatinkan. Ia pun segera melapor kepada Kepala Lingkungan.
Kabar duka itu cepat menyebar. Kepala Lingkungan bersama warga setempat kemudian berkoordinasi dengan lurah, puskesmas, dan pihak kepolisian untuk memastikan penanganan jenazah. Petugas akhirnya mengevakuasi jasad BT ke RS Bhayangkara Mataram. Dari keterangan sejumlah warga, BT diketahui memiliki riwayat gangguan mental. Meski kepergiannya begitu mendadak dan meninggalkan kesedihan, pihak keluarga menerima peristiwa ini sebagai musibah dan dengan ikhlas menyerahkan jenazahnya kembali untuk dimakamkan.
Suasana sempat tegang saat jasad ditemukan, namun berangsur tenang setelah aparat dan keluarga mengambil langkah bijak dalam penanganannya. Kepergian BT meninggalkan duka bagi lingkungan sekitar, sekaligus menjadi pengingat betapa rapuhnya kehidupan. (gil)

