31.5 C
Mataram
Jumat, 6 Februari 2026
BerandaMataramBerikan Rasa Aman Pada Warga, Pemkot Bangun Huntara Tahap II

Berikan Rasa Aman Pada Warga, Pemkot Bangun Huntara Tahap II

Mataram (Inside Lombok) – Pemerintah Kota (Pemkot) Mataram mulai menyiapkan Hunian Sementara (Huntara) tahap II sebagai solusi darurat. Pasalnya, warga yang tinggal di pesisir Lingkungan Bugis, Kelurahan Bintaro, Kecamatan Ampenan, selalu dihantui dengan abrasi.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Mataram, Lalu Alwan Basri, mengatakan saat ini pembangunan Huntara II sedang dalam proses. Pemkot Mataram membangun huntara ini untuk memberikan tempat tinggal yang aman bagi warga. Alokasi anggaran yang disiapkan untuk pembangunan ini yaitu sebesar Rp300 juta untuk dua blok huntara. “Huntara II kini dalam tahap pembangunan di Bintaro. Satu blok sudah ditempati dan satu lagi masih dalam proses,” jelas Alwan, pada (28/8).

Lokasi Huntara II ini berada dalam satu kawasan dengan Huntara Pelangi. Dengan demikian, penempatan warga terdampak abrasi dan warga terdampak relokasi berada di satu area yang terpusat. Setiap blok Huntara, memiliki kapasitas sekitar 27 hingga 28 unit. “Pemkot Mataram telah membangun 20 unit Huntara berdasarkan data dari kelurahan dan kecamatan,” katanya.

Dari jumlah tersebut, 15 unit diperuntukkan bagi warga Pondok Perasi, sementara 5 unit sisanya digunakan untuk warga Huntara Pelangi. Diakuinya, pembangunan Huntara menjadi solusi cepat dan darurat. Oleh karena itu, Pemkot Mataram menyadari pembangunan huntara bukan solusi jangka panjang. “Fokus utama ke depan adalah membangun tanggul pantai permanen di Lingkungan Bugis,” katanya.

Dikatakan Alwan, pembangunan tanggul pemanen ditargetkan bisa segera direalisasikan di Lingkungan Bugis. Karena dengan pembangunan ini bisa melindungi pemukiman warga dari bencana abrasi. “Pembangunan tanggul permanen dinilai sebagai solusi yang paling efektif untuk menghentikan pengikisan garis pantai dan melindungi warga dari ancaman gelombang pasang di masa mendatang,” tegas Alwan.

- Advertisement -

Berita Populer