28.5 C
Mataram
Sabtu, 7 Februari 2026
BerandaMataramKota Mataram Diguyur Hujan, Debit Air Sungai Naik ke Level Siaga

Kota Mataram Diguyur Hujan, Debit Air Sungai Naik ke Level Siaga

Mataram (Inside Lombok) – Hujan deras mengguyur Kota Mataram beberapa hari ini dari pagi hingga sore. Intensitas hujan ini mengakibatkan debit air di sejumlah sungai dan bendungan meningkat signifikan dan saat ini berada di level siaga.

Plt. Kepala BPBD Kota Mataram, Akhmad Muzakki, berdasarkan pantauan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Mataram, mengatakan bahwa ketinggian air mencapai 80 mm kubik. Artinya, debit air saat ini berada pada level siaga. Jika ketinggian debit air mencapai 110 mm maka sudah berada di level awas. “Kalau di atas itu baru masuk status awas,” jelasnya.

Muzakki menambahkan, pemantauan debit air ini tidak saja dari personil BPBD Kota Mataram, melainkan juga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Mataram. “Ambang batas ketinggian air ini juga dipantau dari teman-teman PUPR bidang perairan,” katanya.

Intensitas hujan saat ini yang diprediksi terus berlangsung hingga 13 September. Dengan kondisi tersebut, masyarakat yang tinggal di bantaran sungai diminta untuk waspada. Untuk mengantisipasi, BPBD telah membuka posko siaga banjir serta mengintensifkan patroli di wilayah rawan. “Kita juga sudah melakukan pemantauan debit air di sungai Kota Mataram. Masih aman, masih di bawah ambang batas ketinggian air,” jelasnya.

Selain memantau debit air sungai, BPBD juga saat ini memaksimalkan patroli ke beberapa kawasan yang memang rawan banjir. Misalnya, Turida, Dasan Cermen, Abian Tubuh, Mandalika, dan Bertais. Sedangkan di wilayah barat Kota Mataram, Karang Pule juga dipantau.

Daerah-daerah tersebut masuk zona merah banjir karena hampir setiap musim hujan kerap tergenang, terutama saat curah hujan tinggi terjadi secara terus-menerus. BPBD mengimbau warga, khususnya di zona merah, tetap meningkatkan kewaspadaan dan segera melaporkan jika terjadi genangan yang berpotensi mengganggu aktivitas maupun keselamatan.

- Advertisement -

Berita Populer