Mataram (Inside Lombok) – Event bola basket 3×3 bertajuk Mandiri SSS 3×3 Indonesia Turnamen mulai digelar. Turnamen ini diikuti 50 peserta dari berbagai kategori yang diperlombakan.
Penanggung jawab Mandiri SSS 3×3 Indonesia Tournament, Chaerul Anwar, mengatakan Play-In di Lombok akan digelar pada 12-13 September 2025 di Epicentrum Mall Lombok. Puluhan peserta yang mengikuti turnamen ini terdiri dari KU-12 Mix, KU-15 Putra, KU-18 Putra-Putri, dan KU-23 Putra-Putri. “Play-in dilakukan hari ini dan besok . Kalau final akan dilaksanakan hari Minggu. Kita ada 50 peserta,” katanya, Jumat, (12/9) sore.
Turnamen 3X3 merupakan event orlaharag basket yang cukup besar. Kegiatan ini rutin dilaksanakan setiap tahun di beberapa wilayah di Indonesia. “Ini adalah pertandingan melawan seri. Jadi ada namanya sirkuit NTB – Bali, Sumatera Utara, dan Pulau Jawa. Setiap sirkuit itu ada play-in dan regional Final,” terang Chaerul.
Selain itu, Chaerul juga menegaskan komitmen penyelenggaraan Mandiri SSS 3×3 Indonesia Turnamen ini bertujuan untuk menguatkan ekosistem basket 3×3 di NTB, sehingga tidak hanya tersentralisasi di Pulau Jawa saja. Disebutkan, 3X3 ini sudah berjalan selama empat tahun terakhir di Indonesia. “Pada tahun pertama dan kedua kita pertemukan masing-masing pemain di setiap regional. Adapun tahun keempat ini belum diputuskan dan bisa jadi dipertemukan,” katanya.
Nantinya tim-tim yang terdaftar sebagai kontestan akan bertarung untuk menjadi tim terbaik untuk mewakili NTB. Para juara di masing-masing kategori di Play-In Lombok akan diadu dengan jawara dari Play-In Bali dalam Regional Final Seri NTB/Bali pada 14 September 2025 di Epicentrum Mall Lombok. “Konsepnya memang di dalam gedung. Kita membutuhkan penonton yang sudah ada di lokasi. Kalau di luar itu sangat sulit, karena kita melaksanakan pertandingan olahraga di area jogging,” jelas Chaerul.
Atlet di NTB disebut sudah sejajar dengan daerah lain meski Pulau Jawa masih tetap mendominasi. Namun untuk melihat kualitas para atlet di NTB, tournamen 3X3 mulai rutin digelar di daerah-daerah agar semua merasakan pengalaman yang sama.

