Lombok Timur (Inside Lombok) – Peristiwa nahas menimpa tiga mahasiswa asal Lombok Timur (Lotim) yang tengah berwisata di pantai Orong Bukal, Kecamatan Sekotong, Lombok Barat (Lobar). Ketika tengah asik mengabadikan momen dan menikmati pemandangan, tiba-tiba ombak menyambar mereka hingga menyebabkan satu orang hilang terseret gulungan ombak ke tengah laut pada Minggu (21/09), sekitar pukul 12.30 Wita.
Salah satu teman korban, Lalu Aria Alin Wijaya, mengatakan bahwa saat itu mereka sedang berswafoto di pinggir pantai Orong Bukal dengan posisi yang berbeda. Dimana ia tengah asik memotret teman perempuannya, dan korban sendiri dengan posisi agak berjauhan tepatnya di pinggir bebatuan pantai.
“Saya bersama teman saya sedang berswafoto di tebing, kita berjauhan tetapi posisi saya sama si perempuan ini cukup dekat karena lagi fotoin dia. Terus posisi teman laki-laki saya agak jauh, airnya saat itu tenang banget tidak pasang dan tidak surut, tapi tiba-tiba ombak datang,” ungkapnya, Senin (21/09/2025).
Ombak yang tiba-tiba datang tersebut menyeret mereka bertiga, namun Aria masih dapat bertahan di posisinya yang semula. Akan tetapi kedua temannya malah terseret, beruntungnya teman perempuannya berhasil diselamatkan dengan meraih tangannya karena posisinya dengan Aria memang berdekatan. “Saya terseret juga di sana tapi saya kan bisa bertahan, teman perempuan saya masih bisa diselamatkan, tapi teman satu satunya terseret ombak,” tuturnya.
Aria yang sudah berhasil menyelamatkan teman perempuannya langsung berinisiatif menolong korban. namun karena posisi yang sudah berada di tengah laut, ia juga sudah dua kali diterjang ombak, hal itu membuatnya juga hampir terseret ke lautan.
“Saya kan mau balik nyelametin dia, saya buang dah sepatu, hp, dompet dan lainnya. Nah, pas mau nyebur nyelametin dia, tiba tiba ada ombak di sana, saya dua kali hampir terseret. Makanya saya langsung cari pertolongan di sekitar sana,” jelasnya.
Ia berharap temannya dapat ditemukan dalam kondisi selamat dan bisa berkumpul lagi dengan keluarga. Saat ini proses pencarian terhadap korban oleh masyarakat setempat dan pihak terkait pun masih berlangsung.

