Mataram (Inside Lombok) – Dinas Pariwisata (Dispar) Provinsi NTB akan menampilkan tarian kolosal untuk meramaikan ajang MotoGP Mandalika yang digelar 3–5 Oktober. Pertunjukan tersebut akan berlangsung saat parade MotoGP di Teras Udayana, Mataram, serta pada pembukaan resmi di Sirkuit Mandalika.
Sekretaris Dispar Kota Mataram, Mulki, mengatakan penampilan kesenian lokal digelar untuk memperkenalkan seni budaya NTB yang terdiri dari tiga suku, yakni Sasak, Samawa, dan Mbojo. “Sementara ini adalah tari seni budaya yang akan kita maksimalkan Sasak Samawa Mbojo,” ujarnya.
Mulki menjelaskan tarian kolosal sebelumnya telah ditampilkan pada peringatan HUT RI di Istana Negara dengan melibatkan 200 penari. Namun jumlah penari untuk parade MotoGP dan opening ceremony di Mandalika masih akan ditentukan. “Jumlah penarinya nanti kita pastikan,” katanya.
Menurut Mulki, pertunjukan ini penting agar masyarakat lebih luas dapat menyaksikan kekayaan budaya NTB, bukan hanya pada perhelatan di tingkat nasional. “Kolosan tampil juga, kemudian kolosal juga kesannya jangan sampai pada saat tampil di istana ditonton oleh orang Indonesia kita sendiri belum tahu lebih detail. Tampil di teras juga di open ceremony di Mandalika,” tegasnya.
Pembiayaan kegiatan akan ditanggung Dispar Provinsi NTB dengan dukungan Taman Budaya Provinsi NTB dan Dispora. “Kita yang akan membiayai lah kegiatan itu. Walaupun kita tidak sendiri, kita kerja sama dengan taman budaya juga. Dispora support sistemnya dari kita,” tambah Mulki.
Penampilan kesenian ini diharapkan dapat memperkuat promosi budaya lokal sekaligus menyemarakkan rangkaian acara MotoGP Mandalika 2025.

