31.5 C
Mataram
Jumat, 6 Februari 2026
BerandaMataramGubernur NTB Tegaskan MotoGP Mandalika Milik Rakyat, "Betabeq" Jadi Penjaga Kesakralan

Gubernur NTB Tegaskan MotoGP Mandalika Milik Rakyat, “Betabeq” Jadi Penjaga Kesakralan

Mataram (Inside Lombok) – Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Lalu Muhamad Iqbal, menginisiasi tradisi betabeq di Sirkuit Mandalika pada Selasa (30/9) sebagai bagian dari rangkaian persiapan gelaran MotoGP 2025. Menurut Iqbal, betabeq merupakan tradisi turun-temurun masyarakat Lombok yang dilakukan setiap kali akan menggelar acara besar. Dalam prosesi ini, masyarakat memanjatkan doa dan meminta restu demi kelancaran acara.

“Hal itulah yang kami lakukan dalam MotoGP 2025 kali ini. Kami sudah sepakat, tahun depan betabeq akan selalu terselenggara dengan ritual yang lebih sakral. MotoGP tidak boleh dimiliki orang lain, melainkan milik masyarakat NTB. Harus dijaga agar tetap berjalan lancar di Sirkuit Mandalika,” ujar Iqbal, Selasa, (30/9).

Ia menekankan bahwa melalui betabeq dan besembeq, penyelenggaraan MotoGP semakin sarat dengan nilai kearifan lokal. “Kesatuan itulah yang diekspresikan dalam acara betabeq kali ini. Dengan begitu, MotoGP adalah pergelaran milik masyarakat NTB,” tutupnya.

Sementara itu, Direktur Operasional Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), Troy Warokka, menilai prosesi tersebut sangat positif dan layak menjadi tradisi tetap. “Betabeq adalah prosesi yang sangat baik, karena meminta doa dan restu. Dengan begitu, MotoGP diharapkan dapat berjalan sukses, aman, dan lancar. Kebiasaan baik ini akan terus dilaksanakan dan dijaga,” tandasnya. (gil)

- Advertisement -

Berita Populer