Mataram (Inside Lombok) – SDN 5 Mataram menjadi salah satu sekolah di Kota Mataram yang mulai menerima penyaluran program Makan Bergizi Gratis (MBG). Selama dua hari pelaksanaan, pihak sekolah meminta agar penyedia makanan, SPPG, memeriksa menu terlebih dahulu sebelum dibagikan kepada siswa untuk memastikan kelayakan dan standar mutu makanan.
Kepala SDN 5 Mataram, Mahrup, menyambut baik pelaksanaan program tersebut. Ia menyebut sebanyak 368 siswa di sekolahnya telah menerima makanan bergizi yang disalurkan oleh SPPG. “Ini hari kedua pembagian MBG. Anak-anak ceria mendapatkan MBG,” ujarnya, Rabu (8/10).
Mahrup menambahkan, jika ada siswa yang tidak masuk sekolah karena sakit, makanan akan tetap diantarkan ke rumahnya. Setiap siswa juga diminta membawa kotak makan sendiri agar makanan yang belum habis bisa dibawa pulang. “Kita suruh bawa pulang. Wadahnya itu kita minta bawa dari rumah,” katanya.
Meski belum ditemukan makanan yang tidak layak konsumsi, pihak sekolah tetap meminta agar SPPG memeriksa dan mencicipi menu sebelum dibagikan. “Harusnya dia periksa dulu keadaan makanan itu. Bila perlu cicipi dulu makanan itu supaya nanti tidak ada masalah di sekolah,” tegas Mahrup.
Menurutnya, selama dua hari penyaluran, hanya ditemukan kesalahan kecil seperti menu yang tidak lengkap. “Belum ada yang mengeluh. Tapi harus diperiksa terlebih dahulu sebelum dibagikan. Soalnya kemarin itu mungkin lupa nasinya, lauknya ada. Tapi nasi tidak ada. Tapi tidak kita salahkan itu,” ujarnya.
Salah satu siswa Kelas II A, Alena, mengaku senang dengan makanan yang dibagikan. Ia hanya berharap agar variasi buah bisa diganti. “Menu makanan saya suka. Buah saja yang mungkin diganti,” katanya. Ia juga menyebut, dengan adanya program MBG, uang saku dari orang tua kini bisa ditabung.

