26.5 C
Mataram
Jumat, 6 Februari 2026
BerandaLombok TimurBatal di Lemor, Sekolah Garuda akan Dibangun di Gunung Malang

Batal di Lemor, Sekolah Garuda akan Dibangun di Gunung Malang

Lombok Timur (Inside Lombok) – Pemerintah Kabupaten Lombok Timur (Lotim) berencana membangun Sekolah Garuda di Desa Gunung Malang, Kecamatan Pringgabaya, sebagai langkah strategis peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). Rencana tersebut dibahas dalam audiensi antara Bupati Lotim, Haerul Warisin dan jajaran Kantor Staf Kepresidenan (KSP) di Ruang Naira – Bina Graha, Jakarta, Rabu (9/10).

Pertemuan yang berlangsung selama satu setengah jam, mulai pukul 13.00 hingga 14.30 WIB itu, menjadi ajang sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mendukung pembangunan nasional di sektor pendidikan. Dalam kesempatan tersebut, Haerul memaparkan sejumlah program prioritas daerah, terutama rencana pembangunan Sekolah Garuda sebagai pusat pengembangan SDM unggul di Lotim.

Haerul menyampaikan bahwa Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Lotim telah mengirim surat kepada Gubernur NTB pada 1 Oktober 2025 untuk memohon penetapan lokasi SMA Unggul Garuda. Lokasi yang diusulkan berada di atas lahan milik Pemprov NTB di Jalan Raya Sambelia–Menanga Baris, Desa Gunung Malang, Kecamatan Pringgabaya. Menanggapi hal itu, Gubernur NTB Lalu Muhammad Iqbal menyatakan kesediaannya untuk menghibahkan aset tersebut guna mendukung pembangunan sekolah tersebut.

KSP memberikan apresiasi atas inisiatif Pemkab Lotim yang dinilai sejalan dengan Asta Cita keempat Pemerintah Pusat, yakni memperkuat pembangunan SDM melalui sains, teknologi, pendidikan, kesehatan, dan kesetaraan gender.

Perwakilan KSP yang hadir, di antaranya Yan Hiksas, Lindsey Afsari Puteri, Tri Santoso, dan Christopher Nugroho, menilai rencana pembangunan Sekolah Garuda merupakan bentuk konkret kolaborasi daerah dalam mendukung agenda nasional peningkatan SDM.

“Membangun SDM unggul tidak bisa hanya dilakukan oleh satu pihak. Sinergi pusat dan daerah sangat penting agar program strategis seperti Sekolah Garuda benar-benar memberi dampak luas bagi masyarakat,” ujar salah satu perwakilan KSP.

Audiensi tersebut juga menjadi tindak lanjut surat Pemkab Lotim kepada Kepala Staf Kepresidenan tertanggal 29 September 2025, terkait implementasi Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia. Melalui program ini, Pemkab Lombok Timur berharap percepatan pembangunan sekolah unggulan dapat terwujud sebagai investasi jangka panjang di bidang pendidikan dan pengembangan SDM.

Bupati Haerul Warisin menegaskan komitmen Pemkab Lotim untuk bersinergi dengan pemerintah pusat dalam mewujudkan pendidikan berkualitas. “Sekolah Garuda bukan sekadar proyek pendidikan, tetapi komitmen bersama untuk menyiapkan generasi masa depan Lombok Timur yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing,” ujarnya.

Dengan dukungan KSP dan Pemprov NTB, pembangunan Sekolah Garuda diharapkan menjadi tonggak baru peningkatan mutu pendidikan serta mempercepat pencapaian visi pembangunan nasional di tingkat daerah.

- Advertisement -

Berita Populer