Lombok Utara (Inside Lombok) – Bupati Lombok Utara (KLU), Najmul Akhyar, akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap manajemen dan sistem pelayanan di RSUD KLU menyusul kasus meninggalnya ibu hamil dan bayi yang diduga tidak mendapat pelayanan memadai dari rumah sakit tersebut.
Najmul mengatakan, informasi terkait peristiwa itu baru diterimanya pada Jumat (10/10) pagi. Ia langsung menghubungi Direktur RSUD KLU dan meminta bagian humas rumah sakit memberikan penjelasan teknis disertai data yang akurat.
“Bagus kalau diberikan penjelasan oleh rumah sakit sendiri, artinya kawan-kawan kita yang teknis yang menangani di rumah sakit. Kalau ini terjadi berulang ulang, maka tentu harus ada evaluasi yang serius terkait dengan pelayanan kita,” ujarnya, Jumat (10/10).
Bupati menegaskan bahwa kejadian ini menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Ia telah menjadwalkan pertemuan dengan Direktur RSUD KLU untuk meminta klarifikasi detail mengenai insiden tersebut. “Pastinya kita berikan atensi yang serius. Insya Allah tidak hari ini, ya besok saya minta Pak Direktur menghadap, saya minta berikan klarifikasi yang clean terkait persoalan ini,” tegasnya.
Najmul juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban dan berkomitmen menindaklanjuti kasus tersebut jika ditemukan kesalahan dalam sistem pelayanan. “Saya sampaikan kepada keluarga maupun masyarakat, saya merasa yakin kedua belah pihak, baik keluarga maupun rumah sakit, tidak menginginkan ini terjadi,” jelasnya.
Ia menambahkan, jika terbukti ada kekeliruan dalam sistem pelayanan, pihaknya akan segera melakukan evaluasi mendalam. “Maka kalau ini adalah menjadi sebuah kekeliruan, kesalahan dalam sistem pelayanan, maka saya akan melakukan evaluasi secara serius dan meminta kepada direktur rumah sakit supaya memberikan atensi yang kuat terhadap persoalan yang sedang terjadi ini,” tutupnya.

