32.5 C
Mataram
Jumat, 6 Februari 2026
BerandaMataramTuntaskan Musda Golkar di NTB, Mohan Segera Dorong Empat Daerah

Tuntaskan Musda Golkar di NTB, Mohan Segera Dorong Empat Daerah

Mataram (Inside Lombok) – Ketua DPD I Partai Golkar Provinsi NTB, Mohan Roliskana, mendorong empat DPD II Partai Golkar di daerah yang belum menggelar Musyawarah Daerah (Musda) untuk segera menuntaskannya. Empat daerah tersebut yakni Kabupaten Dompu, Kabupaten Lombok Tengah, Kabupaten Lombok Utara, dan Kota Mataram.

Mohan mengatakan, sebagian besar DPD II di NTB telah menyelesaikan Musda. Di antaranya Kota Bima, Kabupaten Bima, Kabupaten Sumbawa, Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), dan Kabupaten Lombok Barat. Di Kota Bima, Alfian Indra Wirawan (Dae Pawan) terpilih secara aklamasi, sedangkan di Kabupaten Bima, M. Putera Feryandi, putra sulung Wakil Gubernur NTB Indah Dhamayanti Putri, juga terpilih secara aklamasi.

Konsolidasi partai berlanjut di Kabupaten Sumbawa dengan terpilihnya Berlian Rayes melalui aklamasi, dan di KSB, H.M. Tamzil kembali dipercaya memimpin DPD II Golkar. Sementara di Kabupaten Lombok Barat, Ivan Indaryadi terpilih sebagai Ketua DPD II periode 2025–2030, dan di Lombok Timur, L. Hasan Rahman, kembali memperoleh mandat untuk melanjutkan kepemimpinannya.

“Untuk sementara, daerah yang sudah menyatakan kesiapan lebih dulu adalah Lombok Tengah, tapi kita dorong agar semuanya bisa segera melaksanakan Musda sesuai jadwal dan mekanisme organisasi,” jelas Mohan.

Ia menegaskan, DPD I Golkar NTB memberi perhatian besar terhadap peningkatan peran generasi muda dalam struktur partai. Saat ini, sekitar 60 persen pengurus berasal dari kalangan muda dengan beragam latar belakang, seperti pengusaha, aktivis, dan figur publik. “Ini menunjukkan bahwa Golkar semakin terbuka terhadap dinamika zaman,” ujarnya.

Menurut Mohan, Musda merupakan momentum penting bagi partai untuk memperkuat konsolidasi, kaderisasi, dan regenerasi kepemimpinan di tingkat daerah. “Ini juga menjadi sarana bagi kader muda untuk tampil dan berkontribusi,” katanya. Ia berharap seluruh Musda dapat rampung tepat waktu dan melahirkan kepemimpinan yang kuat, visioner, serta mampu menjawab tantangan politik ke depan. “Kami ingin setiap Musda menjadi ajang penyegaran, bukan hanya pergantian figur,” tutupnya.

- Advertisement -

Berita Populer