31.5 C
Mataram
Jumat, 6 Februari 2026
BerandaMataramSDN 5 Ampenan Mulai Terapkan Pembelajaran dengan Layar Digital Pintar

SDN 5 Ampenan Mulai Terapkan Pembelajaran dengan Layar Digital Pintar

Mataram (Inside Lombok) – SDN 5 Ampenan mulai menerapkan pembelajaran menggunakan layar digital pintar bantuan dari pemerintah pusat. Meskipun baru satu unit, perangkat tersebut dinilai efektif meningkatkan interaktivitas dan semangat belajar siswa di kelas.

Kepala SDN 5 Ampenan, Baiq Zohri Uyuni, mengatakan penggunaan layar digital disesuaikan dengan jadwal mata pelajaran setiap harinya. Sekolah telah memprogram sistem pembelajaran agar seluruh mata pelajaran dapat diajarkan menggunakan teknologi tersebut. “Itu sudah diprogramkan. Jadi mata pelajaran apapun sudah ada,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pembelajaran berbasis layar digital merupakan hal baru bagi sekolah sehingga siswa menunjukkan antusiasme tinggi. Dengan total 19 rombongan belajar, sekolah telah menyusun jadwal agar setiap kelas mendapat giliran menggunakan layar tersebut. “Kami sudah menyiapkan di program itu waktu-waktu tertentu untuk digunakan,” katanya.

Menurut Baiq Zohri, perangkat digital ini mempermudah guru dalam mengakses dan menampilkan materi ajar. Selain itu, teknologi ini juga memberi contoh nyata kepada siswa tentang manfaat positif penggunaan teknologi informasi. “Manfaat dari IT dibuktikan oleh guru, bahwa manfaat IT itu seperti ini. Jadi nanti di rumah mereka menggunakan handphone juga bisa seperti itu,” ujarnya.

Layar digital pintar tersebut berfungsi ganda sebagai papan tulis sekaligus media pencarian bahan ajar, menggantikan penggunaan LCD dan perangkat lain. “Selama ini teman-teman bawa LCD ke kelas. Dengan alat ini cukup satu yang dibuka,” jelasnya.

Baiq Zohri menambahkan, jumlah layar digital yang diterima baru satu unit, sementara jumlah siswa mencapai lebih dari 600 orang. Sekolah berharap mendapat tambahan perangkat serupa agar seluruh siswa dapat merasakan manfaatnya. “Kalau alat itu satu tidak bisa meng-cover semua anak. Tapi kami sudah buat programnya supaya semua dapat,” ujarnya.

Ia juga memastikan seluruh guru telah mendapat pelatihan sebelum penggunaan alat tersebut. “Guru-guru sudah mampu menggunakan,” katanya. Layar digital itu telah diterima sekitar sebulan lalu dan langsung digunakan dalam proses belajar mengajar.

- Advertisement -

Berita Populer