Mataram (Inside Lombok) – Bank Syariah Nasional (BSN) menggelar Safari Ramadan dengan mengunjungi sejumlah kantor cabang di daerah, termasuk di Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat pada Kamis, (12/3) petang.
Kegiatan ini sekaligus dirangkaikan dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara BSN dan Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram sebagai langkah awal kerja sama kedua pihak. Serta, buka puasa bersama dan pembagian santunan kepada sejumlah anak yatim.
Branch Manager BSN Mataram, Subuhadi, mengatakan Safari Ramadan merupakan agenda kunjungan direksi ke kantor-kantor cabang BSN di seluruh Indonesia. Dalam kesempatan itu, BSN juga menandatangani MoU dengan UIN Mataram. Menurut Subuhadi, kesepakatan tersebut menjadi pintu awal untuk mengembangkan kerja sama yang lebih luas antara kedua pihak.
Ke depan, kerja sama itu diharapkan mencakup berbagai layanan perbankan, seperti Host to Host (H2H) untuk mekanisme pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT) dengan kemudahan pembayaran melalui berbagai macam platform pembayaran, layanan penggajian (payroll) hingga pembiayaan dengan margin spesial khusus yang diperuntukan untuk UIN Mataram. Selain itu, kerja sama juga akan diarahkan pada pemanfaatan berbagai layanan keuangan syariah yang disediakan BSN.
Ia menambahkan, kemitraan dengan UIN Mataram juga sejalan dengan fokus BSN sebagai bank syariah yang aktif menjalin kerja sama dengan perguruan tinggi berbasis Islam.
Sementara itu, Direktur Human Capital and Compliance BSN, Anton Rijanto mengatakan BSN berada di bawah pengelolaan Danantara Indonesia. Keberadaan bank BSN bertujuan memperluas layanan perbankan syariah bagi berbagai mitra yang membutuhkan.
Ia menyebutkan, saat ini BSN memiliki 37 kantor cabang di seluruh Indonesia dengan sekitar 600 unit layanan syariah atau kantor cabang pembantu. Di Nusa Tenggara Barat, BSN telah menyalurkan pembiayaan sekitar Rp1,5 triliun.
“Dengan adanya MoU dan PKS dengan UIN Mataram, diharapkan dapat membantu dari sisi funding sehingga pembiayaan yang disalurkan juga bisa semakin meningkat,” ujar Anton dalam sambutannya.
Sebagai informasi, BSN merupakan bank umum syariah baru hasil spin-off Unit Usaha Syariah Bank BTN serta telah mengakuisisi PT Bank Victoria Syariah (BVIS) pada akhir 2025. Bank ini difokuskan sebagai bank spesialis pembiayaan perumahan syariah dengan layanan digital melalui platform Bale Syariah by BSN.
BSN menargetkan pertumbuhan pembiayaan 18–20% pada 2026, didukung pengembangan ekosistem perumahan syariah end-to-end dan produk konsumer seperti pembiayaan emas, cicil emas, serta pembiayaan multiguna/multijasa. (gil)

