30.5 C
Mataram
Rabu, 18 Februari 2026
BerandaAstra Honda NTBAstra Motor NTB Kampanyekan #Cari_Aman, Ingatkan Pengendara Motor Wajib Gunakan Jalur Lambat

Astra Motor NTB Kampanyekan #Cari_Aman, Ingatkan Pengendara Motor Wajib Gunakan Jalur Lambat

Mataram (Inside Lombok) – Astra Motor NTB terus memperkuat komitmennya dalam mendukung keselamatan berkendara melalui kampanye edukasi Safety Riding kepada masyarakat Nusa Tenggara Barat. Salah satu fokus utama yang disampaikan adalah pentingnya pengendara sepeda motor untuk tetap berada di jalur lambat dan tidak menggunakan jalur cepat.

Hal tersebut dinilai sangat penting karena jalur cepat diperuntukkan bagi kendaraan roda empat atau lebih, sehingga penggunaan jalur cepat oleh sepeda motor tidak hanya melanggar aturan lalu lintas, namun juga meningkatkan potensi kecelakaan.

Safety Riding Instructor Astra Motor NTB, Satria Wiman Jaya menegaskan bahwa disiplin penggunaan jalur menjadi salah satu langkah sederhana namun sangat efektif untuk menekan risiko kecelakaan lalu lintas.

“Pengendara motor sering merasa aman di jalur cepat karena motor bisa melaju kencang. Namun faktanya, sepeda motor memiliki keterbatasan kestabilan dan sangat rentan terganggu oleh hembusan angin kendaraan besar. Jalur lambat adalah jalur yang paling aman untuk sepeda motor dan wajib digunakan demi keselamatan bersama,” Satria.

Satria menjelaskan, terdapat beberapa alasan utama mengapa sepeda motor harus berada di jalur lambat. Pertama, sepeda motor memiliki keterbatasan dibandingkan kendaraan roda empat, baik dari sisi kestabilan maupun perlindungan. Ketika motor berada di jalur cepat, hal tersebut berpotensi menghambat kendaraan yang melaju lebih tinggi serta meningkatkan potensi gesekan di jalan raya.

Kedua, sepeda motor membutuhkan keseimbangan yang sangat dipengaruhi oleh kondisi lingkungan. Gangguan kecil seperti kerikil, jalan bergelombang, hingga hembusan angin dari bus atau truk yang menyalip dapat menyebabkan motor oleng dan memicu kecelakaan.

Ketiga, sepeda motor merupakan kendaraan paling kecil di jalur cepat sehingga lebih sulit terdeteksi oleh kendaraan lain, khususnya kendaraan besar yang memiliki blindspot luas seperti bus dan truk. Kondisi ini dapat menyebabkan pengendara motor terlambat terlihat dan meningkatkan risiko tertabrak.

Lebih lanjut, Astra Motor NTB juga mengajak masyarakat untuk terus meningkatkan kemampuan berkendara melalui edukasi dan pelatihan safety riding, baik melalui program pelatihan yang diselenggarakan Astra Motor NTB, Safety Riding Center Honda, maupun AHM Safety Riding Park (SRP).

“Keselamatan bukan hanya tentang skill, tetapi juga soal disiplin dan kepatuhan terhadap aturan. Ketika masyarakat patuh jalur dan mengutamakan etika berkendara, maka potensi kecelakaan bisa ditekan secara signifikan,” tambahnya.

Astra Motor NTB juga mengimbau masyarakat untuk selalu menggunakan perlengkapan berkendara lengkap seperti helm berstandar SNI, jaket, sarung tangan, celana panjang, dan sepatu, sebagai bagian dari upaya perlindungan diri saat berkendara.

Dengan kampanye #Cari_Aman yang terus digencarkan, Astra Motor NTB berharap masyarakat NTB semakin sadar bahwa keselamatan berkendara adalah tanggung jawab bersama demi menciptakan lalu lintas yang lebih tertib, aman, dan nyaman.

- Advertisement -

Berita Populer