165 Penghuni Pesantren Milik Pasien yang Positif Corona Dikarantina

Lombok Timur (Inside Lombok) – Salah Seorang warga NTB dinyatakan positif terinfeksi virus corona oleh Gubernur NTB Zulkieflimansyah. Gubernur mengumumkan secara resmi dalam konferensi pers, Selasa (24/04/2020) siang tadi.

Korban diketahui seorang pembina di salah satu pondok pesantren di Kecamatan Aikmel Kabupaten Lombok Timur. Pesantren ini diketahui memiliki 165 santri dan beberapa orang guru.

Camat Aikmel, Lalu Suhaimi mengambil tindakan cepat dengan menutup pondok pesantren itu sementara waktu. Pihaknya membatasi akses keluar dan masuk dari pesantren itu.

Semua orang yang ada di pesantren itu, terutama yang pernah berinteraksi dengan pasien positif virus corona ini dikarantina dalam waktu 14 hari kedepan.

“Sebanyak 165 santri dan guru kami karantina di sana dengan melakukan tes medis untuk menghindari penyebaran covid-19 ini ke luar lingkungan ponpes. Kami bekerjasama dengan puskesmas dan Dikes untuk pengecekan yang lebih intensif,” ujar Lalu Suhaimi kepada Inside Lombok, Selasa (24/03/2020).

Camat Aikmel juga telah menyiapkan logistik bagi 165 penghuni ponpes. Semua desa di kecamatan ini juga akan disemprotkan disinfektan.

Adapun warga yang telah melakukan kontak langsung dengan korban sedang dalam pencarian. Mereka akan diisolasi di rumahnya sebelum tenaga medis dari puskesmas datang untuk pengecekan langsung.

Lalu Suhaimi mengimbau agar warga di sekitar ponpes tidak mendekati areal ponpes. Ia berharap warga tetap berada di rumah untuk menghindari penyebaran virus ini.