BPK Dukung Pemda Eksekusi Lahan STIE AMM Mataram

Lombok Barat (Inside Lombok) – Pemda Lobar dalam waktu dekat akan segera mengosongkan lahan STIE AMM Mataram. Ini untuk menindaklanjuti Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI terkait lahan milik Pemda Lobar.

Dari hasil LHP BPK yang keluar per tanggal 10 Mei lalu ini merekomendasikan supaya Pemda Lobar mengambil kembali lahan seluas 17 are tersebut. Lantaran selama ini, pemanfaatan lahan milik Pemda yang ada di Kota Mataram itu dinilai belum optimal.

“Kami diminta untuk berkoordinasi dengan pihak AMM agar segera mengembalikan tanah yang masih ditempati itu dikembalikan ke Pemda Lobar” ujar Kepala BPKAD Lobar, H. Fauzan Husniadi, saat dikonfirmasi, Senin (17/05/2021).

Selain itu, kata dia, Pemda juga diminta untuk mempersiapkan dokumen pendukung bukti yang dimiliki. Sebagai salah satu langkah hukum untuk memperkuat kepemilikan Pemda atas lahan tersebut.

Sehingga atas dasar rekomendasi LHP BPK tersebut, pihak BPKAD akan rapat dengan semua tim satgas aset untuk menindaklanjuti hal itu. Bahkan, Fauzan menyebut, bisa jadi pengosongan lahan itu akan dilakukan pekan depan.

“LHP minta supaya AMM kembalikan aset itu ke daerah. Dan LHP ini semakin memperkuat langkah kita untuk segera menertibkan aset itu” tegas Fauzan.

Di mana dalam uraian LHP BPK itu juga telah dijelaskan bagaimana upaya Pemda dalam menertibkan aset yang masih bersengketa tersebut. Termasuk juga penetapan sewa yang didasarkan dengan hasil appraisal sebesar Rp 441 juta per tahunnya.

“Itu dinilai BPK sebagai sesuatu yang sangat wajar sebagai upaya daerah untuk menertibkan asetnya dan pemanfaatan aset itu juga kita sesuaikan dengan regulasi yang ada” tandasnya.