Bupati Lotim Akan Buka Kembali Aktivitas Sekolah

Bupati Lotim, HM Sukiman Azmy saat ditemui di Kantor Kemenag Selong, di Selong, Rabu (28/07/2020). (Inside Lombok/M.Deni Zarwandi).

Lombok Timur (Inside Lombok) – Belajar daring dianggap kurang efektif oleh sejumlah pihak. Bupati Lombok Timur H M Sukiman Azmy bertekad akan buka sekolah setelah tanggal 8 Agustus mendatang.

“Risikonya, jika ada yang reaktif maupun positif kita akan rawat,” ujarnya, di Selong, Rabu (29/07/2020).

Ini merupakan tuntutan dari sebagian wali murid di beberapa sekolah di Lotim. Menurut mereka, belajar daring kurang efektif untuk anak-anak mereka. Terlebih masih banyak yang tidak memiliki telepon pintar. Bahkan ada pula yang hanya memiliki telepon pintar namun tidak punya uang untuk membeli kuota internet.

“Ini terkesan memberatkan para siswa, sedangkan gurunya sendiri tidak bisa mengajar daring,” ujarnya.

Bupati bersikeras akan membuka sekolah kembali. Meskipun nantinya ada larangan dari pihak provinsi, namun Bupati akan nekat membuka sekolah di Kabupaten Lombok Timur setelah tanggal 8 Agustus.

“Besarnya musibah yang kita hadapi hingga berlarut-larut dalam ketidakpastian ini, maka saya akan mengambil kebijakan dengan apapun rksikonya,” tambahnya.

Walaupun ada kebijakan dari provinsi terkait penambahan masa belajar dari rumah, Bupati akan tetap membuka sekolah di Lotim. Tidak ada lagi imbauan yang menghalangi siswa untuk belajar lagi di sekolah.

“Walaupun ada 10 siswa yang positif akan kita rawat, dari pada sekian ribu siswa tidak dapat menempuh pendidikan,” tegasnya.

Lanjutnya, Pemda mempunyai kewenangan untuk memutuskan yang terbaik untuk masyarakatnya. Maka daripada itu, bupati dengan tegas akan membuka sekolah setelah tanggal 8 Agustus, dan juga jika tidak ada kasus yang melonjak di Lotim.

“Semua sekolah harus dibuka dengan catatan harus menerapkan protokol kesehatan,” pungkasnya.