Cegah Penularan Covid-19, Objek Wisata di Loteng Ditutup

171
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Lombok Tengah, H. Lalu Aknal Afandi. (Inside Lombok/Istimewa)

Lombok Tengah (Inside Lombok)- Seluruh objek wisata di Kabupaten Lombok Tengah ditutup untuk mencegah penyebaran Covid-19. Penutupan objek wisata tersebut sudah dimulai sejak tanggal 26 Mei 2020 sampai batas waktu yang belum ditentukan.

“Termasuk saat lebaran Topat. Tidak diperkenankan berkunjung ke tempat-tempat wisata”, kata Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) Kabupaten Lombok Tengah, H. Lalu Aknal Afandi, Sabtu (30/5/2020) di Praya.

Seluruh tempat wisata ditutup tanpa terkecuali, baik itu pantai, taman, gunung, bendungan, air terjun, kolam berenang hingga ziarah makam Ketak.

Masyarakat diminta bekerjasama untuk mematuhi imbauan tersebut agar terhindar dari paparan Covid-19.

Pihak desa dan kecamatan yang memiliki objek wisata di wilayahnya sudah disurati untuk memasang portal dan larangan pengunjung untuk memasuki wilayahnya.

Selain itu, sejumlah objek wisata juga akan dijaga aparat kepolisian agar masyarakat tidak melanggar.

Meski demikian, tidak ada sanksi bagi masyarakat yang tetap datang ke tempat wisata. Masyarakat hanya akan ditegur dan diperingati akan bahaya Covid-19. Dengan harapan masyarakat bisa kembali ke rumah masing-masing.