CJH Gagal Berangkat, Dana Haji Dapat Ditarik Kembali

Makkinuddin Kepala Seksi PHU Kemenag Lotim, saat ditemui oleh Tim Inside Lombok di Selong, Senin (22/06/2020). (Inside Lombok/M.Deni Zarwandi).

Lombok Timur (Inside Lombok) – Menteri Agama Republik Indonesia telah mengimbau kepada Kemenag yang ada di daerah, untuk mengembalikan dana calon jamaah haji (CJH) yang gagal berangkat tahun ini. Kemenag Lotim siap kembalikan dana calon jamaah haji.

Kepala Seksi Haji dan Umrah Kemenag Lotim, Makkinuddin mengatakan, pada surat edaran KM 494 terkait dengan jamaah haji yang ditunda pada tahun ini. Jamaah dibebaskan memilih menarik dana pelunasan tersebut atau tidak, tanpa mengurangi statusnya menjadi calon jamaah haji pada tahun 2021.

“Kalau CJH mengambil uang pelunasan maka statusnya akan tetap menjadi CJH pada tahun 2021. Namun, jika mengambil setoran awal dan pelunasan maka statusnya menjadi CJH dibatalkan,” ucapnya, di Selong, Senin (22/06/2020).

Dikatakannya, sampai sekarang belum ada calon jamaah haji yang menarik kembali uang pelunasan tersebut. Namun ia mengatakan bahwa para jamaah tersebut tetap menunggu hingga jadwal keberangkatan mereka pada tahun 2021.

“Masa tunggu jamaah rata-rata mundur satu tahun jika tidak ada asumsi kebijakan lain,” katanya.

Selain itu, salah seorang calon jamaah haji asal Jurit Kecamatan Pringgasela, Serim mengatakan bahwa batalnya ia berangkat pada tahun ini tentu ada rasa kecewa setelah menunggu sekian tahun lamanya. Namun ia memahami kondisi tersebut pada masa pandemi covid-19.

“Kecewa sih ada, tapi ya mau bagaimana lagi kita sedang dilanda wabah penyakit yang berbahaya,” kata Serim.

Ia mengatakan tidak ingin mengambil dana pelunasan yang sudah ia setorkan untuk pelunasan keberangkatan kemarin. Ia mengaku jika uang tersebut diambil, sedikit demi sedikit ia pakai lama kelamaan akan habis.

“Saya sudah lama menabung untuk pelunasan itu, nantinya jika saya ambil maka akan habis saya pakai dan untuk pelunasan tahun depan saya mau cari kemana,” ungkapnya.

Senada juga disampaikan M Saleh, salah seorang calon jamaah haji asal Jurit yang batal berangkat tahun ini. Ia mengatakan tidak ingin mengambil uang pelunasan tersebut, namun uang tersebut akan disimpan di Kemenag Lotim sebagai pelunasan di tahun depan.

“Jika saya mengambil uang daftar sekaligus pelunasan, maka saya akan batal total untuk berangkat dan mengulang mengantri dari awal untuk keberangkatannya,” ucapnya.

Ia sendiri mengaku telah lama menunggu keberangkatannya ke tanah suci makkah untuk menunaikan ibadah haji. Ia menceritakan betapa dalam keinginannya untuk bisa beribadah di tanah suci tersebut.

Sehingga, ia memutuskan untuk tidak mengambil uang pendaftaran maupun pelunasan dan ia siap menunggu lagi sampai tahun depan demi mewujudkan keinginannya menuju rumah Allah.