Dewan Lotim Berharap Program 10 Juta Sapi Bukan Janji Palsu

Ketua DPRD Lotim, Murnan saat ditemui di ruangannya, Selasa (08/06/2021). (Inside Lombok/M.Deni Zarwandi).

Lombok Timur (Inside Lombok) – Program 10 juta sapi yang dicanangkan oleh Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) yang tak kunjung terealisasi. Hal ini mengundang perhatian Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lombok Timur, dan meminta untuk pihak terkait untuk merealisasikan janji itu kepada masyarakat.

Ketua DPRD Lotim, Murnan mengatakan bahwa, janji yang berimplikasi terhadap harapan besar bagi masyarakat agar dikurangi. Hal itu dapat memengaruhi kepercayaan masyarakat yang berujung kepada kekecewaan.

“Jangan muluk-muluk, kasih yang pasti saja yang memang bisa terealisasi ,” katanya. Selasa, (08/06/2021).

Dikatakan Murnan, program tersebut bukan program pemerintah, melainkan program HKTI. Walaupun begitu, program tersebut melibatkan masyarakat banyak. Sejauh ini lanjutnya, tidak ada program sebesar itu dari pemerintah, dan pastinya tidak ada anggaran.

“Terkait dengan belum terealisasi atau terkendala oleh apa, mungkin bisa memberikan penjelasan dan edukasi yang baik dengan masyarakat. Terlebih banyak masyarakat yang sudah membuat kandang,” jelasnya.

Kalaupun pemerintah atau siapapun yang memberikan janji kepada masyarakat harus lebih berhati-hati. Kata Murnan, jangan sampai memberikan masyarakat janji palsu kepada masyarakat. Kalaupun ada kendala agar secepatnya diberikan penjelasan secara baik-baik, agar nantinya masyarakat bisa mencari usaha lain dan tidak terlalu mengharapkan janji.

“Janji yang dapat ber-implikasi besar terhadap masyarakat, tolong dikurangi saja,” imbuhnya.