Dinas PUPR Lobar Usulkan Perbaikan Jalan di Dusun Serero ke Pusat

Lombok Barat (Inside Lombok) – Tingginya desakan dari masyarakat dan dewan, dinas PUPR Lobar pun akhirnya ajukan perbaikan jalan di Dusun Serero, Desa Sekotong ke pemerintah pusat.

Hal tersebut diakui, Kadis PUPR Lobar, Made Arthadana bahwa pihaknya telah mengusulkan perbaikan jalan tersebut melalui DAK afirmasi. Lantaran jika berharap perbaikannya menggunakan APBD itu dinilai berat karena dana yang sudah tidak ada. Mengingat status jalan tersebut juga merupakan jalan desa.

“Kami sudah usulkan melalui dana afirmasi, tinggal menunggu kepastiannya, soalnya ini kan jalan desa” kata Made Arthadana, Jum’at (20/11/2020).

Ia menyebut, apabila diusulkan melalui DAK afirmasi maka hal tersebut dapat ditangani.

“Kecuali kalau DAK reguler dan penugasan, itu tidak boleh” sebutnya.

Pihaknya pun menyebut sedang mengusulkan status jalan tersebut supaya bisa menjadi jalan kabupaten. Hal tersebut bertujuan agar penangananya bisa lebih dipercepat.

“Kita juga usulkan supaya bisa jadi jalan kabupaten agar perbaikannya lebih dipercepat” tandasnya.

Warga yang sudah lelah dengan kondisi jalan di dusun mereka pun mengancam akan segera mendatangi Pemda untuk melakukan hearing. Dengan harapan apa yang mereka sampaikan dapat segera direalisasikan. Karena kondisi jalan yang seperti itu sudah dialami selama bertahun-tahun oleh warga.

Persoalan tersebut pun membuat anggota dewan Dapil II Sekotong-Lembar, H. Hamdi, mendesak Pemda untuk segera menangani perbaikan jalan di dusun Serero. Lantaran ia paham betul bagaimana penderitaan masyarakat dusun Serero, terlebih ketika musim hujan. Di mana kondisi jalan kian parah. Hal itu pun sudah berlangsung lama, tetapi hingga kini Pemda belum melakukan tindakan perbaikan.

“Padahal itu pengaruhnya jadi mempersulit akses warga, seperti anak-anak yang pergi ke sekolah. Bahkan orang yang mau melahirkan harus ditandu karena mobil tidak bisa melewati jalan itu. Bahkan sampai ada yang meninggal sebelum sampai di rumah sakit” ungkapnya, saat ditemui di ruangan fraksinya, Rabu (18/11/2020).

Hal-hal mendesak itu yang kemudian, mendasari ia dengan tegas mendesak Pemda untuk dapat secepatnya menangani persoalan tersebut.