Disdag Mataram Gelar Pasar Murah Semarakkan Bulan Maulid

Wakil Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana (kanan), mengecek kondisi kebutuhan pokok yang dijual Bulog Divre NTB di lapangan Sangkareang Kota Mataram, Rabu (15/5). (Inside Lombok/ANTARA/Awaludin)

Mataram (Inside Lombok) – Dinas Perdagangan Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, akan melaksanakan kegiatan pasar murah untuk menyemarakkan bulan Maulid Nabi Muhammad SAW, sekaligus menstabilkan harga kebutuhan pokok mulai 6 sampai 14 November 2019.

“Perayaan bulan Maulid di Kota Mataram, sedikit berbeda dengan daerah lainnya. Di mana selama satu bulan, tingkat konsumsi masyarakat di bulan Maulid meningkat sehingga bisa memicu terjadinya kenaikan harga,” kata Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Mataram H Amran M Amin di Mataram, Selasa.

Dari hasil pantauan, kata, Amran yang didampingi Kepala Bidang Pengendalian Barang Pokok dan Penting (Bapokting) Samsul Irawan, berbagai bahan pokok dan penting tidak ada kelangkaan, meskipun sudah memasuki bulan Maulid Nabi Muhammad SAW.

Karenanya, kegiatan pasar murah atau pasar rakyat dimaksudkan juga untuk memberikan keyakinan kepada masyarakat bahwa berbagai bahan pokok masih tersedia di pasar.

Selain itu, memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk mendapatkan harga yang lebih murah di pasar terhadap bahan pokok dan penting.

“Serta memberikan edukasi kepada masyarakat untuk tidak konsumtif, ” katanya.

Dikatakan, kegiatan pasar murah akan dilakukan sebanyak 6 kali di enam kecamatan se-Kota Mataram. Dengan melibatkan sekitar 30-40 distributor serta ritell modern di Kota Mataram.

“Harga bahan pokok dan penting yang dijual di pasar rakyat, di bawah harga pasar. Jadi, kegiatan ini juga untuk membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga murah,” katanya.

Amran merinci enam lokasi kegiatan pasar rakyat tersebut dimulai dari Lapangan Karang Pule, Kecamatan Sekarbela pada Rabu (6/11), kemudian Kamis (7/11) di Lingkungan Monjok, selanjutnya Senin (11/11) di Halaman Kantor Lurah Kebon Sari.

Kegiatan pasar rakyat dilanjutkan di Lapangan Kampung Banjar, Kecamatan Ampenan pada Selasa (12/11), lalu Rabu (13/11) di Lapangan Karang Genteng, Kecamatan Mataram dan terakhir di Lingkungan Gegutu, Kelurahan Rembiga pada Kamis (14/11).

“Kami berharap dengan adanya kegiatan bazar pasar rakyat ini, bisa membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokoknya dan mendapatkan harga dilebih murah dibanding harga pasar,” katanya. (Ant)