Distan Mataram Gencarkan Vaksinasi Rabies

Mataram (Inside Lombok) – Dinas Pertanian Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, kembali menggencarkan vaksinasi rabies terhadap anjing liar dengan sasaran prioritas di kandang kumpul dan sejumlah pasar trandisional sebagai upaya pencegahan kasus tersebut di kota setempat.

Kepala Dinas Pertanian (Distan) Kota Mataram Mutawalli di Mataram, Kamis, mengatakan pemberian vaksin rabies khususnya untuk anjing liar dan anjing di kandang kumpul secara gratis.

“Tetapi untuk jenis hewan kesayangan, baik itu anjing maupun kucing, tetap harus berbayar, atau melakukan vaksinasi secara mandiri,” katanya.

Distan juga tetap melakukan kegiatan eliminasi sesuai dengan permintaan dan laporan masyarakat yang relatif tinggi.

Namun, kata dia, kegiatan eliminasi tidak diekspose karena sempat ada protes dari para pecinta hewan.

Dengan tingginya permintaan eliminasi tersebut, pihaknya melaksanakan kegiatan dengan skala prioritas pada titik-titik yang betul-betul ramai, seperti di pasar tradisional.

Selama ini, katanya, kawasan pasar menjadi titik “empuk” bagi anjing-anjing liar berkumpul karena mereka mencari makanan dari sisa-sia aktivitas masyarakat di pasar.

“Namun, titik-titik yang dilaporkan masyarakat tetap kita pantau. Kalau kondisinya terbukti banyak anjing, tim kami akan melakukan eliminasi tetapi kalau anjingnya hanya satu dua, kita prioritaskan yang lebih banyak,” katanya.

Dia m engatakan eliminasi dilakukan dua hingga tiga kali sebulan, dengan jumlah anjing yang dieliminasi satu kali kegiatan 20-50 ekor dan diprioritaskan anjing betina.

“Populasi anjing di Mataram cukup tinggi, terutama yang betina, sehingga tidak sebanding dengan yang kita eliminasi,” katanya.

Menyinggung tentang kasus gigitan anjing, Mutawalli mengatakan, sampai saat ini baru ada satu kasus, tetapi setelah dilakukan cek laboratorium hasilnya negatif.

“Kendati demikian, pemerintah mengimbau masyarakat agar tetap waspada,” katanya. (Ant)