Hasil Rapid Test 13 Tahanan di Lombok Timur Reaktif

H Fathurrahman, Jubir Satgas Penanganan Percepatan Covid-19 Lotim, Selong (27/04/2020). (Inside Lombok/M.Deni Zarwandi)

Lombok Timur (Inside Lombok) – Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Lombok Timur melaksanakan rapid test terhadap tahanan dan narapidana. Hasilnya, 13 narapidana menunjukkan hasil reaktif terhadap virus corona.

Juru Bicara Gugus Percepatan Penanganan Covid-19 Lotim, H Faturrahman mengatakan, gugus tugas melalui Puskesmas Selong melaksanakan rapid test terhadap tahanan kejaksaan dan juga tahanan Polres Lotim. Dari hasil pemeriksaan terdapat, 13 orang tahanan yang dinyatakan hasil rapid testnya reaktif.

“Pada tanggal 20 April 2020 lalu, telah dilakukan rapid test terhadap enam tahanan kejaksaan yang akan diserahkan ke Lapas kelas IIB Selong. Satu orang dinyatakan reaktif,” ucap Faturrahman, di Selong, Kamis (27/04/2020).

Setelah itu, pada tanggal 22 April 2020, kembali dilaksanakan rapid test terhadap 38 narapidana yang ada di rumah tahanan Polres Lotim, dari 38 narapidana i yang dilakukan rapid test, 12 dinyatakan reakatif.

Dari hasil rapid test dan 13 orang dinyatakan reaktif itu, mereka langsung dibawa menuju rusunawa untuk dilakukan karantina. Mengingat orang yang reaktif hasil rapid testnya telah naik status menjadi Pasien Dalam Pengawasan (PDP).

“Dengan dibawanya total 13 tahanan yang dinyatakan reaktif dengan tetap melaksanan prosedur penahanan yang sebagaimana mestinya, dan juga terus dilaksanakan pengawasan dari Kepolisian dan juga dari pihak kesehatan untuk memastikan kesehatannya,” kata Faturrahman.

Ia mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk terus menjaga kesehatan dan bila pernah kontak dengan para penderita covid-19, diharapkan untuk melaporkan diri ke puskesmas terdekat dan mengajak masyarakat bekerjasama dalam memutus mata rantai virus corona ini.