Indonesia Kecam Kekerasan Aparat Israel di Al-Aqsa

30
Masjid Al Aqsa (Image source : Instagram masjid_al_aqsa)

Mataram (Inside Lombok) – Pemerintah Indonesia secara resmi menyampaikan kecaman terkait bentrok antara warga Palestina dengan aparat keamanan Irsael yang terjadi di sekitar Masjid Al-Aqsa pada Jumat kemarin, (15/4/2022). Pernyataan sikap itu disampaikan melalui Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI.

Dari bentrok yang terjadi di Masjid AL-Aqsa dilaporkan lebih dari 150 orang menjadi korban luka. “Indonesia mengecam keras aksi kekerasan bersenjata aparat keamanan Israel terhadap Warga Palestina di komplek Masjid Al-Aqsa (15/4/2022), yang memakan korban jiwa dan luka-luka,” demikian pernyataan resmi Kemenlu Ri seperti dkutip dari laman resminya, Minggu (17/4).

Lebih lanjut Kemenlu menyatakan tindakan kekerasan terhadap warga sipil tersebut tidak dapat dibenarkan dan harus segera dihentikan. Apalagi dilakukan di tempat ibadah Masjid Al-Aqsa di bulan suci Ramadan.​

Diketahui, lingkungan Masjid Al-Aqsa Yerusalem kerap menjadi pusat bentrok Palestina-Israel. Tahun lalu bentrokan di lokasi tersebut bahkan memicu perang 11 hari antara kelompok Hamas dan pasukan Israel.

Sebagaimana diberitakan di beberapa media, bentrok antara warga Palestina dengan polisi Israel di sekitar Masjid Al-Aqsa Yerusalem pecah saat orang berkumpul menunaikan ibadah salat. Bentrok ini pun disebut menjadi peristiwa kekerasan paling serius dalam kurung setahun terakhir. (r)